[7:25 PM, 4/3/2021] Rina Sofiany: Dari Abu Hurairah RA, Nabi SAW bersabda, Iman itu sebanyak 70 cabang atau 60 cabang lebih, cabang yg paling utama adalah ucapan "La Ilaha Illallah" & yg paling rendah adalah menyingkirkan gangguan dari jalan. Dan malu adalah salah satu cabang iman. Muttafaq 'alaih
[7:26 PM, 4/3/2021] Rina Sofiany: Dari Abu Hurairah RA, Nabi SAW bersabda, Iman itu sebanyak 70 cabang atau 60 cabang lebih, cabang yg paling utama adalah ucapan "La Ilaha Illallah" & yg paling rendah adalah menyingkirkan gangguan dari jalan. Dan malu adalah salah satu cabang iman. Muttafaq 'alaih
[7:26 PM, 4/3/2021] Rina Sofiany: Ahlul sunah wal jamaah memyatakan bahwa iman adalah keyakinan di dalam hati dan ucapan dan perbuatan anggota badan.
Iman itu 5 Nun (huruf nun).
Terdiri dari 5 kalimat yg diakhiri dg huruf Nun.
[7:26 PM, 4/3/2021] Rina Sofiany: Iman itu
1. Keyakinan dg hati.
2. Ucapan dg lisan.
3. Amalan dg anggota badan.
4. Iman akan bertambah dg taat kepada Ar Rahman.
5. Dan akan berkurang dg taat kepada syaiton artinya maksiat kepada Allah.
(Cari bhs arabnya di internet. Semua diakhiri dg huruf Nun).
[7:26 PM, 4/3/2021] Rina Sofiany: Nabi SAW dlm hadist di awal tadi memberi 3 contoh.
1. La Illaha Illallah adalah ucapan lisan.
2. Menyingkirkan gangguan di jalan adalah amal dg badan
3. Rasa malu itu adalah amalan hati.
[7:26 PM, 4/3/2021] Rina Sofiany: Hal ini berhubungan dg bab Banyaknya Jalan Kebaikan yg sedang dibahas. Minimal ada 70.
Tujuannya memotivasi orang yg beriman utk melakukannya.
[7:26 PM, 4/3/2021] Rina Sofiany: Pelajaran ke 2
Tingkatan tertinggi itu ucapan La Illaha Illallah.
Meng-Esa kan Allah dalam ibadah-ibadah kita.
Kata ini adalah isi dakwah para Nabi dan Rasul tanpa kecuali.
Al Anbiya 25 : Dan Kami tdk mengutus seorang rasulpun sebelum kamu melainkan Kami wahyukan kepadanya :"Bahwasanya tdk ada Rabb (yg hak) melainkan Aku, maka sembahlah olehmu sekalian akan Aku"
[7:26 PM, 4/3/2021] Rina Sofiany: Inti dari ajaran Nabi dan Rasul itu tidak ada yg berhak disembah kecuali Allah. Tidak boleh tunduk, menghinakan diri yg di isi dg cinta selain kepada Allah Subhanahu Wa Ta'ala
Bentuk ibadahnya yg beda. Syariatnya berbeda. Disesuaikan dg masanya
Puasa dan sholat masa Nabi Ibrahim beda dg umat Nabi Muhammad SAW.
[7:26 PM, 4/3/2021] Rina Sofiany: Kunci masuk surga adalah ucapan akhir hayatnya La Illaha Illallah. Namun setiap kunci itu ada "giginya/gear". Gigi itu adalah syarat ucapan La Ilaha Illallah bukan hanya sekedar ucapan namun harus ikhlas, harus jujur dst.
[7:26 PM, 4/3/2021] Rina Sofiany: Pelajaran ke 3.
Tingkatan terrendah adalah memyingkirkan gangguan dari jalan. Pelajaran besar, jangan sampai kehilangan momentum utk membuktikan iman kita.
Kalau ada ranting, paku, atau lubang di jalan, jangan biarkan begitu saja. Ketika ada gangguan di jln jangan tinggal diam. Buktikan iman kita. Lakukan karena Allah Subhanahu Wa Ta'ala.
[7:26 PM, 4/3/2021] Rina Sofiany: Kalau mendiamkan gangguan di jalan saja kita kehilangan yg besar, trus gimana kalau kita mengganggu jalan ?
Jangan parkir sembarangan yg membuat orang lain susah. Hati-hati kalo nge-tem. Jangan sampe berhenti hingga bikin jalan macet. Gimana iman kita di depan Allah. Atau kita berhenti sebentar yg membuat macet. Sebaiknya cari tempat parkir supaya tidak ada yg terganggu. Tempat parkir jauh ? Isi dg dzikir.
[7:26 PM, 4/3/2021] Rina Sofiany: Yg suka konvoi. Boleh. Tapi jangan sampai memganggu jalan. Parkir dan berhenti jangan sembarangan. Kalau kita tdk peduli bagaimana dengan iman kita ?
Krn kenyamanan pribadi, iman pribadi kita jadi tergadaikan. Ingat seorang mukmin itu tidak meremehkan. Ini ttg imannya kpd Allah. Kalau kita jaga ini coba lihat kualitas pribadi sbg pribadi dan makhluk sosial.
[7:26 PM, 4/3/2021] Rina Sofiany: Misal nyebrang jalan, jangan sembarangan sehingga mengganggu pengguna jalan.
"Tp jembatan penyebrangan jauh dan tinggi ustad".
Kan bisa sambil olah raga. Dan yg paling penting iman kita tdk jauh.
Sebagai penumpang kalau minta berhenti jangan di tempat yg memgganggu pengguna jalan. Siapkan uang pas kalo ada supaya tdk mengganggu pengguna jalan yg lain.
[7:26 PM, 4/3/2021] Rina Sofiany: Hal-hal kecil dan keseharian ini menunjukkan kualitas iman kita lho.
Pengguna motor saat macet lewat trotoar buat pejalan kaki 😢
Mending rugi waktu/tenaga atau iman ?
"Tp waktunya mepet ustad"
Intinya bukan memgejar waktu tapi bagaimana menghabiskan waktu di atas ketaatan. Macet dikit sambil shalawat, berdzikir, istighfar, murojaah hafalan. Drpd ngambil jalan orang.
[7:26 PM, 4/3/2021] Rina Sofiany: Ingat. Itu adalah iman terrendah. Tidak mengganggu jalan adalah harga mati. Mending macet dikit tp iman kita terjaga. Mending capek dikit tp iman kita terjaga. Mending ribet dikit yg penting iman terjaga. Dan bukankah kita hidup ini untuk menjaga iman.
E-toll jangan lupa diisi supaya gak kehabisan dan menimbulkan antrian.
Jangan berhenti sembarangan, parkir sembarangan, nerobos traffic light.
[7:26 PM, 4/3/2021] Rina Sofiany: Pelajaran terakhir adalah keutamaan rasa malu.
Malu adalah cabang dari keimanan dan varian dr keimanan.
Rasulullah bersabda, Rasa malu itu tidaklah datang kecuali dg kebaikan.
Jadi rasa malu itu baik, sangat bagus. Rasa malu itu sifat positif.
[7:26 PM, 4/3/2021] Rina Sofiany: Kebudayaan kita sering memberi konotasi negatif pada rasa malu.
Misalnya : jangan malu bicara di depan, jangan malu tampil, jangan malu kamu harus berani, dll.
Ternyata dlm agama kita, kita harus malu.
Apakah nasehat ortu, motivator utk tdk mau itu jadi salah ?
TIDAK.
Krn dlm bhs arab kata malu dlm bhs kita itu ajs sedangkan dlm agama itu haya.
[7:26 PM, 4/3/2021] Rina Sofiany: Kata Imam Nawawi malu itu adalah akhlak yg membuat seseorang meninggalkan hal yg buruk, maksiat dan akhlak yg mencegah seseorang dari lalai utk memenuhi hak dr setiap orang yg punya hak.
[7:26 PM, 4/3/2021] Rina Sofiany: Rasa malu dalam kebenaran itu minder.
Al Ahzab 53.
(Dibaris terakhir)
Dan Allah tidak malu (menerangkan) yg benar.
Maksud malu disini adalah minder.
[7:26 PM, 4/3/2021] Rina Sofiany: Rasa malu itu ada 2.
1. Malu yg lahir dari tabiat seseorang. Malu melakukan hal yg tdk baik. Kata para ulama bersyukurlah kalau punya rasa malu sejak kecil.
2. Rasa malu yg dipupuk, dibangun, diupayakan. Rasa malu yg tumbuh dari iman bahwa Allah Maha Melihat. Dan inilah derajat ihsan.
[7:26 PM, 4/3/2021] Rina Sofiany: Rasulullah SAW bersabda : Malulah kalian kpd Allah dg sebenar-benarnya. Para sahabat berkata, sungguh kami malu (kpd Nya) wahai Rasulullah. Beliau bersabda " Bukan itu, org yg malu kpd Allah dg sebenarnya hendaknya menjaga kepala dan yg berada di sekitar kepala, menjaga perut & apa saja yg masuk ke perut, menjaga kemaluan, 2 tangan dan 2 kaki.
[7:26 PM, 4/3/2021] Rina Sofiany: Menjaga kepala dan yg berada di sekitarnya : menjaga mata, telinga, lisannya, menjaga pemikiran. Jangan mikir yg ngeres, buruk.
Malulah saat kita lihat yg gak bagus, mendengar yg haram.
No comments:
Post a Comment