Sunday, 11 April 2021

338. Pahala Besar Saat Di Jalan. Kajian Riyadush Shalihin. Muhammad Nuzul Dzikri

[3:22 PM, 4/6/2021] Rina Sofiany: 338. Pahala Besar Saat Di Jalan. Kajian Riyadush Shalihin. Muhammad Nuzul Dzikri


Dari Abu Hurairah ra, dari Nabi SAW, beliau persabda : "Sungguh saya telah melihat seseorang bergelimang nikmat di dalam surga, krn dia telah memotong 1 batang pohon dr tengah jalan yg mengganggu kaum Muslimin. HR Muslim

[3:22 PM, 4/6/2021] Rina Sofiany: Dalam satu riwayat, "Seseorang berjalan melewati 1 dahan pohon di tengah jalan, maka dia berkata ,"Demi Allah, saya akan menyingkirkan ini dari (jalanan) kaum Muslimin sehingga tidak menganggu mereka", Maka dia dimasukkan ke dalam surga.

[3:22 PM, 4/6/2021] Rina Sofiany: Dan dalam suati riwayat al- Bukhari dan Muslim :

Tatkala seseorang berjalan di suatu jalan, dia mendapatkan 1 dahan pohon berduri berada di tengah jalan, lalu dia menyingkirkannya, maka Allah berterima kasih kepadanya dan mengampuninya.

[3:22 PM, 4/6/2021] Rina Sofiany: Pelajaran pertama. 3 riwayat hadist yg memberi pelajaran, banyaknya jalan kebaikan yg bisa mengantarakan orang ke surga.

Amal soleh itu banyak.

Di jalanpun kita beramal soleh. Beramal soleh bukan hanya di masjid

 Meski masjid adalah tempat yg paling mulia. Org yg menghabiskan waktu si jalan punya kesempatan yg besar.

[3:22 PM, 4/6/2021] Rina Sofiany: Org yg ke masjid hanya di 5 waktu sholat (tdk bisa menunggu antara maghrib dan isya krn ada kewajiban lain yg harus dilakukan) masih bisa mendapatkan surga dengan menyingkirkan dahan yg mengganggu jalan di jalanan.

[3:22 PM, 4/6/2021] Rina Sofiany: Pelajaran ke 2.

Menyingkirkan gangguan itu spt sedekah. Krn jika kita menyingkirkan gangguan. Itu bisa jadi sebab selamatnya pengguna jalan. Maka nilainya seperti kita bersedekah kpd mereka. Tujuan sedekah (mis. uang) adalah utk melancarkan urusan saudara kita. Dan menyingkirkan dahan yg mengganggu itu sedekah dan berpahala besar krn melancarkan urusan orang.

[3:22 PM, 4/6/2021] Rina Sofiany: Pelajaran ke 3.

Seorang muslim itu ketika melihat ada gangguan di jalan (paku, batang pohon) imannya bereaksi. Dia mengedepankan imannya drpd ego-nya. Kalo ngikitin ego ga peduli dg hal itu, terus jalan aja. Dia ingat sabda Rasulullah bahwa tingkatan iman terendah adalah menyingkirkan gangguan di jalan. Sudahkah iman kita sudah bereaksi thd hal ini ? Ini tauhid yg ssbenar-benarnya.

[3:22 PM, 4/6/2021] Rina Sofiany: Menyingkirkan gangguan di jalan ini iman. Ini bukan hanya kemasyarakatan yg tidak ada hubungannya dengan agama.

Rasulullah sendiri menyatakan bahwa ini adalah iman.

[3:22 PM, 4/6/2021] Rina Sofiany: Pelajaran ke 4.

Nabi SAW memberi pelajaran pada kita bahwa seorang muslim itu tidak egois. Dan senantiasa memikirkan orang lain walaupun orang itu fasik, walau pelaku maksiat. Kenapa 

Demikian ? Kata para ulama krn jln itu dilintasi oleh orang islam, kafir, maksiat, dll. Orang beriman itu hobinya menyebarkan kebaikan. Walau yg menikmati bukan org yg beriman. Nabi itu Rahmat bagi alam semesta. Dunia ini ajang antara kebenaran dan kebathilan.

[3:22 PM, 4/6/2021] Rina Sofiany: Org mukmin seharusnya berfikir, apa yg bisa saya lakukan utk bisa melancarkan orang lain. Dan dg itu dia berharap dimasukkan ke aurga oleh Allah

[3:22 PM, 4/6/2021] Rina Sofiany: Pelajaran ke 5.

Apabila kita lihat hadist ini, maka kita hrs membawa hadist ini ke dlm kaidah yg besar. Bahwa amalan tidak akan diterima kecuali dg syarat ikhlas dan i'tiba (mengikuti tuntutan Nabi SAW). Atau kaidah dr ulama lain : ada korelasi yg erat antara amalan lahir dan batin. Krn Nabi mengatakan kalau hati baik maka anggota badan yg lain juga baik.

[3:22 PM, 4/6/2021] Rina Sofiany: Jadi ini bukan sekedar ngasih minum anjing lalu masuk surga. Atau menyingkirkan dahan di jalan langsung masuk surga. Ketika melakukan itu diterima Allah pasti ada rasa ikhlas.

[3:22 PM, 4/6/2021] Rina Sofiany: Ini bukan sekedar perlindungan hewan (memberi minum pada anjing) tapi ini keikhlasan, iman. Krn walaupun tdk ditekankan, ada kaidah besar. Amalan itu tergantung niatnya. Sebuah hadist tdk berdiri sendiri. 

Walapun dhahirnya sama tp bjaa beda konteks. Krn ya itu tadi, tergantung niatnya.

[3:22 PM, 4/6/2021] Rina Sofiany: Kata para ulama klasik. Saat Allah perintahkan kita mengerjakan amalan dhahir, Allah juga memerintahkan kita utk amalan batin.

Saat Allah memerintahkan kita berpuasa (dhahir) Allah juga menyuruh kita utk ikhlas (batin) dlm berpuasa. Ketika Allah perintahkan sholat, disaat itu Allah perintahkan kita utk ikhlas.

Apakah dg sujud, ruku' pasti dapat pahala ? Belum tentu. Apakah dia khusyuk dan ikhlas dlm mengerjakannya ?

[3:22 PM, 4/6/2021] Rina Sofiany: Harus ada tauhid. Iman. Ada ke ikhlasan. Tidak boleh ada kesyirikan. Kalau kita syirik semua amalan kita hancur. Ada korelasi yg kuat antara amalan dhahir dan batin. Kita lakukan ini bukan utk kemanusiaan, pencitraan, perlindungan hewan, tp kita lakukan sbg seorang hamba yg berusaha mengamalkan "sesungguhnya ibadah hidupku dan matiku hanya utk Allah".

Hidup kita bukan hanya di masjid, ada yg di jalanan.

[3:22 PM, 4/6/2021] Rina Sofiany: Hidup ini bukan hanya sholat, bukan hanya ibadah ritual, tp kehidupan dimanapun kita berada. 

Jadi ketika kita menyingkirkan gangguan di jalan, ikhlas lah demi Allah.

[3:22 PM, 4/6/2021] Rina Sofiany: Al An'am 162.

Katakanlah : sesungguhnya sholatku, ibadahku, hidupku dan matiku hanyalah untuk Allah, Tuhan semesta alam.

[3:22 PM, 4/6/2021] Rina Sofiany: Sehingga Nabi tdk pernah menjelaskan profil pezina yg masuk surga krn memberi minum anjing. Apabila amalannya diterima Allah SWT pasti ada amalan batin (keikhlasan). Kalau dia jatuh dlm zina, siapa yg tidak melakukan dosa. Kalau kita mungkin bukan zina tp dosa lain. Bisa jadi orang yg 1 jam lalu berghibah ria trus menyingkirkan dahan di jalan dg ikhlas kan mungkin saja. Dan itu adalah Rahmat Allah SWT.

[3:22 PM, 4/6/2021] Rina Sofiany: Pelajaran ke 6.

Jangan pernah remehkan kebaikan sama sekali. Dan jangan sia sia kan kesempatan perbuatan baik. Selama kita ikhlas bisa jadi amalan itu yg menyelamatkan kita di hari kiamat.

[3:22 PM, 4/6/2021] Rina Sofiany: Kalau ada dahan yg mengganggu jalan singkirkan. Kalau ada genangan air di tangga lap pakai tisyu sembari berharap semoga amalan ini yang bisa membuatku masuk ke dalam surga. Apalagi kita banyak dosa. Dan kita jangan meremehkan hal hal kecil itu. Dalam urusan duniawi para ahli dunia menyatakan adanya butterfly effect. Lalu kenapa kita tidak berfikir lebih luas utk akherat. Hal-hal kecil bisa jadi penentu di akherat nanti.

[3:22 PM, 4/6/2021] Rina Sofiany: Rahmat Allah itu luas. Jangan putus asa. Jangan pernah berfikir ga ada harapan. Jalanan di jakarta itu banyak yg bolong apalagi di musim hujan :) maksudnya harapan itu ada dan terbuka lebar. Setan yg membuat kita merasa putus asa.

[3:22 PM, 4/6/2021] Rina Sofiany: Pelajaran ke 7.

Penuntut ilmu itu harus mencambuk dirinya sehingga dia ada di shaf terdepan dalam sifat rahmat. Krn ilmu dan  rahmat senantiasa bersama. Berdampingan. Berjalan paralel. Disitu ada ilmu disitu ada sifat rahmat dan kasih sayang. Dan itulah hakekat dari ilmu yg bermanfaat. Makin manfaat ilmu kita semakin besar rasa kasih sayang dlm diri kita. Dan kita ungkapkan kpd org lain.

[3:22 PM, 4/6/2021] Rina Sofiany: Kenapa Nabi Musa mencari Nabi Khadir ? Dan kenapa nama Nabi Khadir disebut Allah SWT kpd Nabi Musa shg Nabi Musa ingin belajar dan mencari Nabi Khadir ? Apakah krn ilmu yg luas ? Ternyata bukan hanya itu. Dalam Al Kahfi 65 (Lalu mereka bertemu dg ssorang hamba diantara hamba 2x Kami, yg telah Kami berikan kpdnya rahmat dr sisi Kami, dan yg telah Kami ajarkan kpdnya ilmu dr sisi Kami)

[3:22 PM, 4/6/2021] Rina Sofiany: Karakter Nabi Khadir : sifat rahmat (kasih sayang) dan diberikan ilmu.

Maka orang yg suka ngaji, haruslah org yg menggabungkan dan meningkatkan 2 hal itu (ilmu dan kasih sayang). Makin punya ilmu bukan makin kasar, mengganggu, mencederai orang lain, menteror. Bukan makin galak. Semakin ikut ngaji semakin lembut.

[3:22 PM, 4/6/2021] Rina Sofiany: Kalau memperlancar urusan orang di dunia saja Allah akan berterima kasih, apalagi kalau memperlancar urusan di akhirat seperti mengajarkan ilmu, mendakwahi dan mendidik dam ammar ma'ruf nahi munkar. Krn ingin memperlancar jalan ke surga. Bukan mendiamkan org yg akan ke neraka.

No comments:

Post a Comment

Agar musibah Anda berpahala... Agar kesedihan Anda seakan tiada

Copy paste dari grup GTA. Semoga bermanfaat. Agar musibah Anda berpahala... Agar kesedihan Anda seakan tiada... ======= Seringkali seseorang...