Saturday, 17 April 2021

335. PEMBERIAN SEDERHANA 'TUK TETANGGA | Riyaadhush Shaalihiin (catatan dari peserta lain, bukan catatanku)

Assalamualaikum Warahmatullahi Wabarakatuh
بِسْــــــــــــــــــمِ اللهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيْمِ
Pembelajaran dari hadits di atas adalah sebagai berikut; Part One

Pentingnya saling memberi hadiah diantara kita walaupun sedikit, sederhana atau kecil, ini dijelaskan oleh Al Imam Ibnu Hajar mengatakan, Hadist ini adalah anjuran saling memberi hadiah walaupun hanya sedikit, karena hal yang besar itu seringkali tidak mudah untuk diberikan setiap saat. Dan ini anjuran Nabi ﷺ walaupun hanya sedikit, Para ulama mengatakan bahwa memberi hadiah itu akhlak seorang Muslim dan sifat inilah yang harus dimiliki oleh kita sebagai Muslim. Hubungan pertemanan dan persahabatan harus diisi dengan saling memberikan hadiah, karena tujuannya untuk menumbuhkan kasih sayang dan rasa cinta. Nabi ﷺ bersabda, “Saling memberi hadiahlah kalian, niscaya kalian saling mencinta” (HR Abu Ya’la), dan dalam Hadits riwayat At-Tirmidzi, Nabi ﷺ bersabda, “Hendaknya kalian saling memberikan hadiah, karena hadiah dapat menghilangkan sifat benci dalam dada, dan janganlah seseorang meremehkan pemberian tetangganya walaupun hanya secuil kaki kambing”. Al Jauhari berkata, فِرْسِنَ  adalah kikil unta seperti الحافر untuk (istilah kikil) dari hewan lain”, ia berkata, “Dan terkadang فِرْسِنَ dipinjam untuk menyebut kikil kambing”. Dalam hadits lain Nabi ﷺ “Api Neraka merasa takut walaupun dengan sebiji kurma (yang kalian berikan untuk orang yang lapar)” (HR. Imam Bukhari). Nabi ﷺ itu tidak pernah menolak hadiah dan berusaha membalas kalau dikasih sesuatu, (HR Imam Bukhari). Dari Abu Dzar beliau berkata: “Kekasihku ﷺ telah berwasiat kepadaku, jika kamu memasak kuah daging maka perbanyak kuahnya kemudian lihat keluarga tetanggamu dan berikanlah sebagian kepada mereka” (Hadits Muslim). Ini ajaran Nabi dan inilah Islam yang real. Maksudnya, janganlah seorang tetangga mengurungkan niat untuk memberi sedekah atau hadiah kepada tetangga hanya karena menganggap bahwa yang akan diberikan itu rendah nilainya atau tidak begitu berharga, sebaliknya hendaklah dia mendermakan apa saja yang mungkin, meskipun sedikit, misalnya kikil kambing, Allah berfirman dalam QS Al Zalzalah;7 yang berbunyi;
فَمَنْ يَعْمَلْ مِثْقَالَ ذَرَّةٍ خَيْرًا يَرَهُ
Yang artinya, “Barangsiapa yang mengerjakan kebaikan seberat dzarrahpun, niscaya dia akan melihat (balasan) nya”. (QS Al Zalzalah; 7).

Hadits ini menunjukkan bahwa pentingnya berbuat baik kepada tetangga, makanya yang diangkat dalam hadits ini adalah Tetangga. Dalam hadits Bukhari Muslim, Nabi berkata, “Jibril senantiasa berwasiat kepadaku dengan tetangga sehingga aku menyangka tetangga tersebut akan mewarisinya”, dan malaikat secara terus menerus menasehati Nabi untuk hal ini, karena tetangga itu dianggap keluarga dekat. Hadits yang agung ini menunjukkan urgensi dan kedudukan tetangga dalam Islam. Tetangga memiliki kedudukan yang penting dan hak-hak yang harus diperhatikan setiap Muslim. Sehingga dengan demikian konsep Islam sebagai rahmat untuk alam semesta dapat direalisasikan dan dirasakan oleh setiap manusia. Kata Al Jaar (tetangga) dalam bahasa Arab berarti orang yang bersebelahan denganmu. Sedang secara istilah syar’i bermakna orang yang bersebelahan secara syar’i baik dia seorang Muslim atau kafir, baik atau jahat, teman atau musuh, berbuat baik atau jelek, bermanfaat atau merugikan dan kerabat atau bukan. Tetangga memiliki tingkatan, sebagiannya lebih tinggi dari sebagian yang lainnya, bertambah dan berkurang sesuai dengan kedekatan dan kejauhannya, kekerabatan, agama dan ketakwaannya serta yang sejenisnya. Sehingga diberikan hak tetangga tersebut sesuai dengan keadaan dan hak mereka. Adapun batasannya masih diperselisihkan para ulama, diantara pendapat mereka adalah: Batasan tetangga yang mu’tabar adalah 40 rumah dari semua arah. Hal ini disampaikan oleh Aisyah رضي الله عنها, Az Zuhri dan Al Auzaa’I 10 rumah dari semua arah. Orang yang mendengar adzan adalah tetangga. Hal ini disampaikan oleh Imam Ali bin Abi Tholib رضي الله عنه. Tetangga adalah yang menempel dan bersebelahan saja. Batasannya adalah mereka yang disatukan oleh satu masjid. Yang rajih insya Allah, batasannya kembali kepada adat yang berlaku. Apa yang menurut adat tetangga adalah tetangga. Wallahu A’lam. Dengan demikian jelaslah tetangga rumah adalah bentuk yang paling jelas dari hakikat tetangga, akan tetapi pengertian tetangga tidak hanya terbatas pada hal itu saja bahkan lebih luas lagi. Karena dianggap tetangga juga tetangga di pertokoan, pasar, lahan pertanian, tempat belajar dan tempat-tempat yang memungkinkan terjadinya ketetanggaan. Demikian juga teman perjalanan karena mereka saling bertetanggaan baik tempat atau badan dan setiap mereka memiliki kewajiban menunaikan hak tetangganya. Makanya interaksi Iman kita selalu dikaitkan dengan tetangga, Telah dijelaskan diatas akan kedudukan tetangga yang tinggi dan hak-haknya terjaga dalam islam. Oleh karena itu Rasulullah ﷺ memperingatkan dengan keras upaya mengganggu tetangga, sebagaimana dalam sabda beliau ﷺ, “Tidak demi Allah tidak beriman, tidak demi Allah tidak beriman, tidak demi Allah tidak beriman mereka bertanya: siapakah itu wahai Rasulullah ﷺ beliau menjawab: “Orang yang tetangganya tidak aman dari kejahatannya”. 

Islam telah berwasiat untuk memuliakan tetangga dan menjaga hak-haknya, bahkan Allah menyambung hak tetangga dengan ibadah dan tauhidNya serta berbuat bakti kepada kedua orang tua, anak yatim dan kerabat, Allah berfirman dalam QS An Nisa; 36 yang berbunyi;
۞ وَاعْبُدُوا اللَّهَ وَلَا تُشْرِكُوا بِهِ شَيْئًا ۖ وَبِالْوَالِدَيْنِ إِحْسَانًا وَبِذِي الْقُرْبَىٰ وَالْيَتَامَىٰ وَالْمَسَاكِينِ وَالْجَارِ ذِي الْقُرْبَىٰ وَالْجَارِ الْجُنُبِ وَالصَّاحِبِ بِالْجَنْبِ وَابْنِ السَّبِيلِ وَمَا مَلَكَتْ أَيْمَانُكُمْ ۗ إِنَّ اللَّهَ لَا يُحِبُّ مَنْ كَانَ مُخْتَالًا فَخُورًا
Yang artinya, “Sembahlah Allah dan janganlah kamu mempersekutukan-Nya dengan sesuatupun. Dan berbuat baiklah kepada dua orang ibu-bapa, karib-kerabat, anak-anak yatim, orang-orang miskin, tetangga yang dekat dan tetangga yang jauh, dan teman sejawat, ibnu sabil dan hamba sahayamu. Sesungguhnya Allah tidak menyukai orang-orang yang sombong dan membangga-banggakan diri”. (QS An-Nisa; 36)

Continued to part two 

Mohon maaf dan juga koreksinya jika ada kekeliruan atau kesalahan karena keterbatasan dan kurangnya pemahaman ilmu yang saya miliki dalam merangkum, والله أعلم بالصواب Barakallahu fikum…
سُبْحَانَكَ اللَّهُمَّ وَبِحَمْدِكَ، أَشْهَدُ أَنْ لاَ إِلَـٰهَ إِلاَّ أَنْتَ، أَسْتَغْفِرُكَ، وَأَتُوْبُ إِلَيْكَ

Jakarta, Jum’at, 19 Sa’ban 1442 AH/2 April 2021 M
Ahida Muhsin


Assalamualaikum Warahmatullahi Wabarakatuhبِسْــــــــــــــــــمِ اللهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيْمِ
Pembelajaran dari hadits di atas adalah sebagai berikut; Part Two (Final)
Nabi ﷺ memanggil kaum wanita dalam hadits ini, “Wahai wanita Muslimah“ padahal kita tahu perintahnya atau larangannya itu tidak khusus untuk wanita, ini untuk wanita dan laki-laki, kecuali perintahnya wahai wanita yang lagi haid, atau menyusui dan itu cocok, tetapi dalam hadits ini tidak, dan ini kaidah Ilmu usul fiqih, kalau ada dalil sesuatu yang berlaku untuk laki-laki maka berlaku juga untuk wanita begitupun juga sebaliknya, kecuali ada penghususan contohnya wanita disuruh menyusi bayinya sampai usia 2 tahun. Tetapi kenapa Nabi memanggil wanita? Menurut para ulama mengatakan, karena seringkali masalah dan drama dilingkungan tetangga itu terjadi diantara ibu-ibu atau perempuan dan seringkali karena sebab yang tidak penting dan jadi rame. Dan seringkali dan sungkan atau meremehkan kalau memberi itu banyaknya ibu-ibu, padahal bapak-bapaknya menganjurkan. 
Ulama mengatakan seperti Al Imam Ibnu Hajar hadist ini bermakna untuk yang mendapatkan hadiah, “Dan hadits ini cocok dua makna yaitu yang memberi dan menerima hadiah tidak boleh meremehkan, bagi yang memberi jangan merasa tidak pantas, dan yang menerima tidak boleh meremehkan”.
Kisah Ka’ab bin Malik, ketika taubatnya tidak diterima, beliau masuk dan mendatangi Talhah lalu Talhah bin Ubaidillah berdiri, menyambut dan menghampiri beliau menyalami, dan menyalami beliau dan berkata “Aku tidak pernah melupakanmu” dan itu sangat berkesan buat Ka’ab bin Malik.  
Ibnu Hubairah mengatakan, “Diantara tanda ilmu seseorang yang bermanfaat atau kematangan ilmu seseorang, dia tidak pernah meremehkan kebaikan sekecil apapun, karena tidak ada seorangpun yang meremehkan kebaikan kecuali orang yang ilmunya sedikit baik yang memberi maupun yang menerima, karena dari pemberian itu jika dia melihat atau focusnya tertuju kepada apa yang Allah terima, maka tidak boleh bagi dia meremehkan sesuatu yang Allah terima dengan baik”. 
Abdullah Bassam mengatakan, “Kebaikan dan amal sholeh jika tujuannya mencari wajah Allah dan makna yang mulia, maka dampaknya disisi Allah sangat besar, maksudnya tidak boleh meremehakan kebaikan atau pemberian, karena inti dari pemberian itu bukan Fisik, dzohir, branded atau tidak branded, tetapi keikhlasan mencari wajah Allah dan makna yang diberikan dan dibangun oleh si pemberi yaitu kasih sayang dan cinta kasih dan itu mahal dan besar disisi Allah.  
Balaslah yang buruk dengan yang baik , apalagi orang yang berbuat baik, Allah berfirman dalam QS Fushilat; 34 yang berbunyi;وَلَا تَسْتَوِي الْحَسَنَةُ وَلَا السَّيِّئَةُ ۚ ادْفَعْ بِالَّتِي هِيَ أَحْسَنُ فَإِذَا الَّذِي بَيْنَكَ وَبَيْنَهُ عَدَاوَةٌ كَأَنَّهُ وَلِيٌّ حَمِيمٌYang artinya, “Dan tidaklah sama kebaikan dan kejahatan. Tolaklah (kejahatan itu) dengan cara yang lebih baik, maka tiba-tiba orang yang antaramu dan antara dia ada permusuhan seolah-olah telah menjadi teman yang sangat setia”.
Mohon maaf dan juga koreksinya jika ada kekeliruan atau kesalahan karena keterbatasan dan kurangnya pemahaman ilmu yang saya miliki dalam merangkum, والله أعلم بالصواب Barakallahu fikum…سُبْحَانَكَ اللَّهُمَّ وَبِحَمْدِكَ، أَشْهَدُ أَنْ لاَ إِلَـٰهَ إِلاَّ أَنْتَ، أَسْتَغْفِرُكَ، وَأَتُوْبُ إِلَيْكَ
Jakarta, Jum’at, 19 Sa’ban 1442 AH/2 April 2021 MAhida Muhsin


346. Dicuri Itu Anugerah ? | Riyadush shaalihin.

Youtube-nya bisa di klik Dicuri itu anugerah ? ya


346. Dicuri Itu Anugerah ? | Riyadush shaalihin. 

Ust. Muhammad Nuzul Dzikri

[9:08 AM, 4/13/2021] Rina Sofiany: Hakekat ilmu : bermanfaat, ilmu yg bukan hanya didengar dan dicatat tp bisa diterima dan diamalkan. Parameternya bukan banyak ataubsedikit.

Para ulama : sedikit tp kokoh dan bermanfaat lebih baik drpd banyak tp meluap dan terbuang begitu saja.

Agama kita mementingkan kualitas drpd kuantitas, meski kuantitas juga penting.

[9:08 AM, 4/13/2021] Rina Sofiany: Hadist ke 19.

Dari Jabir RA, beliau berkata,  Rasulullah SAW bersabda : "Tidak ada seorang Muslim pun yg menanam tanaman melainkan apa yg dimakan darinya adalah sedekah baginya, dan apa saja yg dicuri darinya baginya adalah sedekah, dan tidak seorangpun menguranginya melainkan baginya adalah sedekah. HR. Muslim

[9:08 AM, 4/13/2021] Rina Sofiany: Dalam 1 riwayat miliknya, "Tidaklah seorang Muslim menanam satu tanaman, kemudian asa manusia, hewan, atau burung yg memakan darinya melainkan itu adalah sedekah baginya sampai pada Hari Kiamat"

[9:08 AM, 4/13/2021] Rina Sofiany: Dalam 1 riwayat miliknya, "Tidaklah seorang Muslim menanam 1 tanaman atau menabur benih kemudian ada manusia, hewan, atau apapun yg memakan dari nya melaimkan hal itu merupakan sedekah baginya"

[9:08 AM, 4/13/2021] Rina Sofiany: Pelajaran 1.

Hadist ini menunjukkan keutamaan menanam, bertani, berkebun. Mayoritas para ahli fikih : Berkebun adalah salah satu usaha terbaik. Dan memperbanyak pertanian dan perkebunan sunah selama tidak lalai ibadah, tdk lalai dr berjuang di jln Allah.

[9:08 AM, 4/13/2021] Rina Sofiany: Al Imam Al Qurtubi : Pertanian itu salah satu fardhu kifayah. Maka wajib bagi para pemimpin utk membuat kebijakan yg membuat kebijakan atau memaksa warganya utk menggarap pertanian atau yg semakna dengannya.

Karena maslahatnya besar. Berkaitan dg kebutuhan rakyat. Supaya kita tdk bergantung pd negara lain.

[9:08 AM, 4/13/2021] Rina Sofiany: Salah satu hikmahnya kata para ulama : krn dlm pertanian itu ada banyak varian sedekah dan manfaat yg luar biasa.

Ada yg makan, ketika binatang memamfaatkan lahan kita termasuk sedekah.

Kedudukan usaha dinilai dari manfaat dan produktivitasnya dlm sedekah.

Kalau berkebun banyak sekali sedekah. Ada burung hinggap makan, sedekah, dll. Tanpa transfer uang pun dia sudah bisa sedekah.

[9:08 AM, 4/13/2021] Rina Sofiany: Pelajaran ke 2.

Hadist ini adalah anjuran dalam agama utk memanfaatkan tanah yg kosong.

Jangan biarkan tanah kosong. Tanam. Supaya nanti ada hewan yg makan. Memang bisa utk lap. Bola. Tp lebih bermnafaat utk ditanamin. Krn ada pahala besar disana.

[9:08 AM, 4/13/2021] Rina Sofiany: Pelajaran ke 3.

Hadist ini memberikan ilmu kod kita bahwa apa pun yg diambil dr kita itu bisa menjadi sedekah.

Timbangan kita dikurangi, sedekah. Tanaman kita dimakan burung, sedekah. Tanaman diambil orang, sedekah.

Kalo manusia punya prinsip hidup spt ini hidupnya pasti plong.

Tidak ada yg sia-sia.

[9:08 AM, 4/13/2021] Rina Sofiany: Ada yg lahannya dicaplok marah, pdhl itu adalah sedekah, sampai hari kiamat.

Kalau kita punya tanah dan ada orang yg memanfaatkan, biarkan saja. Kalau ada burung makan, biarkan saja, kecuali kalau bisa menyebabkan gagal panen (kemaslahatan yg lebih besar).

Hidup org muslim itu ketika ada sesuatu yg diambil darinya dia tetap plong, ttp tenang, bersabar dan beryukur di waktu yg sama (alhamdulillah bisa sedekah).

[9:08 AM, 4/13/2021] Rina Sofiany: Ada yg makan hak milik kita. Ada yg mencuri hak milik kita. Itu sejatinya melancarkan perjalanan kita menuju akherat.

Menjaga dan mempertahankan dlm rangka menjalankan perintah Allah SWT (dpt pahala). Kalau sudah berusaha dan ternyata hilang, berarti itu bisa jadi pahala lagi. 

Jadi muslim itu pindah dari 1 kotak pahala ke kotak pahala lainnya.

[9:08 AM, 4/13/2021] Rina Sofiany: Ketika menjaga hak milik kita spiritnya bukan merasa memiliki tp spiritnya adalah menjalankan perintah Allah utk ber ikhtiar.

Para ulama yg membahas hadist ini mereka menjelaskan bahwa : orang muslim yg diambil hak nya itu ttp sabar krn mereka yakin apa yg ada pada mereka itu adalah titipan Allah dan milik Allah.

Al waqiah 63, 64 dan 65.

[9:08 AM, 4/13/2021] Rina Sofiany: Yg menumbuhkan Allah SWT. Apabila gagal maka semuanya juga milik Allah. Dan bisa menjadi sedekah. Bisa jadi tabungan di akhirat. 

Doa yg diajarkan Allah dan Rasulnya ketika ada musibah yg terbaik adalah : Innalilahi wa innailaihi roji'un.

1. Kita adalah milik Allah

2. Kita akan kembali kpd Allah

Kwgagalan memahami 2 konsep ini mmebuat kita kesel, marah, saat ada yg dicuri dr kita. Kita merasa itu milik kita. Pdhl itu adalah milik Allah.

[9:08 AM, 4/13/2021] Rina Sofiany: Yg membuat kita hancur adalah kita merasa memiliki. Merasa memiliki adalah penyakit. Dan ga sesuai dg status kita yaitu sebagai hamba.

Coba lihat hamba sahaya itu, tdk punya apa-apa. Itulah kita sebenarnya. Ga punya apa-apa.

[9:08 AM, 4/13/2021] Rina Sofiany: Semua kita arahkan kepada iman dan tauhid kita kepada Allah SWT.

Jadi kalau ada yg dicuri atau diambil, itu bukan punya saya kok. Tugas aaya beribadah. Kalo diambil sama Allah ya udah. Ga masalah.

[9:08 AM, 4/13/2021] Rina Sofiany: Pelajaran terakhir.

Menurut para ulama : umat muslim itu punya karakter dan mental senantiasa menggabungkan kebaikan  dunia dan akhirat. Oleh krn itu hobby nya selalu bernuat baik pada sesama atau pihak lain. Walaupun scr pribadi duniawi dia tdk diuntungkan.

Iman para sahabat thd hari akhir tidak membuat mereka mandul atau tdk produktif di urusan dunia.

345. Setiap kebaikan = sedekah I Riyaadush Shaalihin

Dalam BAB 13 Banyaknya Jalan Kebaikan.

Masih catatan aku, kalau ada yg kurang tolong aku dicolek ya.

Link youtube-nya ada di bawah ini.

Bisa di lihat Setiap kebaikan = sedekah


345. Setiap kebaikan = sedekah. 

Kajian Riyadush Shalihin.

Ust. Muhammad Nuzul Dzikri



Kalau hati kita hidup, musibah sesulit apapun akan terasa indah. 

Kehidupan jiwa dan ruh harus dijaga sebagaimana kita jaga fisik.

Asupan gizi ruh adalah ilmu.

Saat tahu ilmu itu penting, selalu minta tolo g pada Allah. Jangan mengandalkan kecerdasan kita, kehadiran kita. Ilmu secara konten bisa kita miliki. Tapi ilmu yg bermanfaat dlm hidup di dunia dan akherat tdk bisa ngandelin diri sendiri.


Hanya Allah yg bisa memberi kita hidayah. Allah akan menunjukkan kepada kebenaran, dan membuat kita bisa menerima kebenaran itu, dan Allah memberi kekuatan kpd kita utk mengamalkan kebenaran itu.


Perintah belajar disertai minta pertolongan.

Al Quran turun dg ayat.

Iqro'. Baca. Belajar.

Bacalah dengan minta pertolongan kpd Rabb mu yg menciptakanmu.


Bab : Banyaknya Jalan-jalan Kebaikan.

Hadist ke 18. 

Dari Jabir RA, beliau berkata, Rasulullah SAW bersabda, "Setiap perbuatan baik adalah sedekah". Diriwayatkan oleh al-Bukhari, sedangkan Imam Muslim meriwayatkannya dari riwayat Hudzaifah RA.


Al Imam Ibnu Hajar : menyampaikan keterangan al Imam Ibnu... hadist ini adalah dalil bahwa semua perbuatan, ucapan seseorang hamba dr kebaikan maka dicatat disisi Allah sebagai sedekah.

Hal ini menunjukkan sedekah tsk hanya hal yg nyata atau konkrit. Hal yg tak kasat matapun termasuk sedekah jika itu sebuah kebaikan. Semua orang mampu bersedekah tanpa ada kesulitan dan kendala apapun. Tdk ada alasan tdk bisa bersedekah. Semua bisa bersedekah.


Pahala sedekah bukan hanya utk orang yg mampu secara finansial secara ekonomi. Pahala sedekah juga utk setiap orang yg melakukan kebaikan. Maka orang yg melakukan kebaikan seperti orang yg bersedekah dg harta. 

Hal ini yg harus kita tanamkan. Kita semua bisa bersedekah. 

Senyum itu sedekah.

Sehingga sedekah bisa berupa materi dan non materi.


Nabi SAW, org yg paling dermawan (memulai memberi kebaikan atau memberi sesuatu yg layak yg baik bukan utk dibalas). 

Dan kedermawanan Nabi SAW puncaknya di bulan Ramadhan.

Masya Allah. Allah takdirkan kita belajar ttg kebaikan  ini menjelang Ramadhan.

Pasti ada hikmah dibalik ini.

Hikmahnya perbanyak sedekah di bulan Ramadhan. Baik materi maupun non materi


Tuntunan Nabi di bulan Ramadhan itu penuh dg nilai-nilai kebaikan utk orang. Berinfak, memberi makan sahur berbuka, sampai zakat fitrah.


Ketika Malaikat Jibril datang dan menemui beliau utk belajar Al Quran. Dan malaikat Jibril selalu setiap malam Ramadhan datang utk mengajarkan Al Quran. Dan Rasulullah lebih banyak kebaikannya dibandingkan angin yg berhembus ke segala sisi rumah. 

Kalau Nabi berbuat baik, semua segmen kena. Fakir miskin dpt, anak yatim dpt, lansia juga dapat, org non muslim juga diberi, org munafik juga dapat kebaikan.


Saat orang yg paling jahat meninggal, saat anaknya datang pada Rasulullah utk minta bajunya sebagai kain kafan, Rasulullah kasih bajunya. Pdhl yg meninggal itu musuh besar. Bukan hanya mau membunuh raga, tp juga jiwa Rasulullah.


Puncak kedermawanan kita harus di bulan Ramadhan. Krn itu tuntunan Nabi SAW. Para sahabat memilih utk memberikan makanan buka puasa mereka utk org lain drpd mereka konsumsi sendiri.


Kalau ini catatan yg ciamik dari peserta. 


Assalamualaikum Warahmatullahi Wabarakatuh بِسْــــــــــــــــــمِ اللهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيْمِ Pembelajaran dari hadits di atas adalah sebagai berikut;  Al Imam Ibnu Hajar Asqalani dalam kitab Fathul Bari’ dalam Syarah Bukhari menyampaikan keterangan Imam Ibnu Bathol رحمه الله, bahwa hadits ini adalah dalil bahwa semua perbuatan ucapan seseorang hamba dari kebaikan, maka dicatat disisi Allah sebagai sedekah.  Pahala sedekah bukan hanya untuk orang yang mampu secara financial atau ekonomi dan bukan hanya untuk mereka, tetapi juga untuk semua orang yang melakukan kebaikan, maka yang melakukan kebaikan mendapatkan pahala seperti bersedekah dengan harta. Walaupun hanya senyum, dan senyum itu sedekah. Sehingga sedekah bisa berarti materi maupun non materi. Maka maksimalkan ini.  Allah takdirkan kajian hari ini membahas hadits ini di hadapan bulan ramadhan H-1. Bahwa Nabi ﷺ dikatakan sebagaimana oleh Abdullah bin Abbas رضي الله عنه, كَانَ النَّبِيُّ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ أَجْوَدَ النَّاسِ بِالخَيْرِ، وَكَانَ أَجْوَدُ مَا يَكُونُ فِي رَمَضَانَ حِينَ يَلْقَاهُ جِبْرِيلُ، وَكَانَ جِبْرِيلُ عَلَيْهِ السَّلاَمُ يَلْقَاهُ كُلَّ لَيْلَةٍ فِي رَمَضَانَ، حَتَّى يَنْسَلِخَ، يَعْرِضُ عَلَيْهِ النَّبِيُّ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ القُرْآنَ، فَإِذَا لَقِيَهُ جِبْرِيلُ عَلَيْهِ السَّلاَمُ، كَانَ أَجْوَدَ بِالخَيْرِ مِنَ الرِّيحِ المُرْسَلَةِ Artinya “Nabi ﷺ adalah orang yang paling lembut (dermawan) dalam segala kebaikan. Dan kelembutan Beliau yang paling baik adalah saat bulan Ramadhan ketika Jibril عليه السلام datang menemui Beliau. Dan Jibril عليه السلام datang menemui Beliau pada setiap malam di bulan Ramadhan (untuk membacakan Al Qur’an) hingga Al Qur’an selesai dibacakan untuk Nabi ﷺ. Apabila Jibril عليه السلام datang menemui Beliau, maka Beliau adalah orang yang paling lembut dalam segala kebaikan melebihi lembutnya angin yang berhembus.” (HR. Bukhari). Al Jurjani mengatakan Jude itu adalah yaitu sifat memulai memberi kebaikan sesuatu yang layak, yang baik bukan untuk di balas. Al-'Utsaimin At-Tamimi dan para ulama lain sepakat bahwa kedermawanan Nabi ﷺ itu semua mencakup semua sekmen baik itu fakir miskin, anak yatim, dan orang-orang lansia bahkan orang yang non muslim yang butuh disentuh hatinya, dan orang-orang munafik juga dapat. Dari Abu Hurairah رضي الله عنه, ia berkata, telah bersabda Rasulullah ﷺ, “Sekalipun aku memiliki emas sebesar gunung Uhud, aku tidak akan senang jika tersisa lebih dari tiga hari, kecuali yang aku sisihkan untuk pembayaran hutang” [HR Bukhari no. 2390].  Bahwa di ramadhan itu Allah akan tambah rizki hamba-hambanya, dan itu praktek para sahabat dan para tabiin seperti sosok-sosok seperti Abdullah bin Umr, Imam Ahmad, Malik bin Dinar mereka lebih memilih makanan berbukanya dia berikan ke orang lain yang sedang berbuka puasa, dan mereka hanya meminum air saja, semangat puncak kedemawanan para sahabat dan tabi’in di bulan Ramadhan itu mengikuti Nabi kita Muhammad Rasulullah ﷺ, bukan hanya kelebihan harta yang mereka beri, tetapi yang seharusnya dia konsumsi pada saat berbuka mereka berikan ke yang lain. Raih sebanyak-banyaknya pahala di bulan Ramadhan ini, perbanyak sedekah di bulan baik seperti ramadhan ini. Ibnu Mubarok dan Hasan Basri dalam keadaan puasa sunnah mereka sibuk memberi makan orang lain, termasuk makan siang mereka yang tidak berpuasa.  Al Hafid Ibnu Rojab mengatakan, “Nabi ﷺ adalah orang yang paling lembut (dermawan) dalam segala kebaikan dan Jibril عليه السلام datang menemui Beliau pada setiap malam di bulan Ramadhan (untuk membacakan Al Qur’an) hingga Al Qur’an selesai dibacakan untuk Nabi ﷺ” ini ada hubungan yang sangat erat antara belajar agama dan kedermawanan, antara semangat memberi kebaikan. Di bulan Ramadhan ini adalah puncak memperbanyak membaca Al Qur’an apalagi di tambah dengan sedekah yang totalitas, bagaimana pahala kita raih sebanyak-banyaknya. Orang yang sangat membenci karena kedermawanan beliau Nabi berbalik menjadi sangat mencintai beliau Nabiﷺ. Dan jadikan momentum ramadhan ini menjadi puncak kedermawanan dan perbanyak membaca Al-Qur’an, dan jadikan untuk ajang menyebar kebaikan seperti melebihi lembutnya angin yang berhembus.  Amar bin Qais mengatakan, ‘Bahwa yang beruntung adalah orang yang memperbaiki jiwa dan menundukkan hawa nafsunya sebelum ramadhan, dan perbanyak istighfar dan sambut ramadhan dengan gembira jika Allah beri kesempatan selama ramadhan ini’. Mohon maaf dan juga koreksinya jika ada kekeliruan atau kesalahan karena keterbatasan dan kurangnya pemahaman ilmu yang saya miliki dalam merangkum, والله أعلم بالصواب Barakallahu fikum… سُبْحَانَكَ اللَّهُمَّ وَبِحَمْدِكَ، أَشْهَدُ أَنْ لاَ إِلَـٰهَ إِلاَّ أَنْتَ، أَسْتَغْفِرُكَ، وَأَتُوْبُ إِلَيْكَ Jakarta, Senin, 29 Sa’ban 1442 AH/12 April 2021 M Ahida Muhsin

Show less

FIQH PRIORITAS DALAM BERAMAL DI BULAN RAMADHAN (Kajian tematik)

Catatan ini adalah hasil ku dalam berusaha "menangkap" apa yang disampaikan ust. Muhamad Nuzul Dzikri.


Kalau ingin tahu lengkapnya bisa di klik di sini youtube-nya.


FIQH PRIORITAS DALAM BERAMAL DI BULAN RAMADHAN (Kajian tematik)

Ust. Muhammad Nuzul Dzikri


1. Apa yg hrs kita prioritaskan ?

Prioritaskan amalan-amalan wajib.

Prioritaskan amalan-amalan hati sebelum amalan dhohir yg wajib. Civi orang yg berpuasa.

Puncak orang yg berpuasa bukan hanya menahan lapar dan haus dan menahan dr berbuat maksiat tp orang yg memuasakan hatinya dari virus hati.

Amalan hati lebih besar drpd amalan dhahir tanpa nermaksud meremehkan amalan dhahir krn semua hrs dilakukan.

Ini tentang Keikhlasan.

Puasa ini untuk-Ku.

Penekanan kalau puasa hanya ditujukan kepada Allah. Tdk boleh beri ibadah puasa ini kpd selain Allah SWT.

Puasa ramadhan adalah momentum utk menjaga tauhid kita dr syirik kecil dan besar.

Karakter puasa membuat kita ketika beramal tdk dilihat oleh orang lain. Menyembunyikan amalan.

Bbrp ulama menggunakan kalimat hiperbola utk menunjukkan amalan puasa.

Orang dicela manusia ga  galau, krn itu bukan tujuannya.

Kecewa kalau kenyataan berbanding terbalik dg harapan.

Kalau kenyataan tdk sesuai dg harapan akan kecewa. Kalau kenyataan sesuai harapan akan bahagia.


Ketika harapannya mencari ridho Allah, saat manusia gak memuji, dia tidak kecewa.

Orang ikhlas itu bagi dia sama saja dipuji atau dicela manusia. Krn bukan itu tujuannya.

Ada ulama jaman dulu, saat sedang membaca mushaf (Al Quran) dan ada tamj yg mau masuk ke kamarnya, beliau cepat-cepat menutup mushaf-nya, sehingga tamu tersebut tdk tahu kalau beliau sedang membaca Al Quran. Saking tak mau dilihat orang (khawatir riya')

Kalau ulama papan atas kesulitan dalam menjaga keikhlasan, trus bagaiamana critanya dengan aku ? 😭😭

Menampilkan amalan selama ikhlas baik-baik saja. Bagus. 

Tp kalau disembunyikan itu lebih baik.


Jaga amalan hati terutama keikhlasan.


Krn Allah inginkan hati kita bersih selama ramadhan ini.

Kalo hati itu baik seluruh jasad akan baik.

 Ada orang yg selama puasa semangat sholat, semangat taraweh sampai pd titik tdk berbohong, tdk ghibah, tdk caci maki tp tdk sampai pada level menata hati, buka puasa sudah balik lagi. Krn tidak menyentuh ke akar masalah. Hati. 

Kalau hati baik, semua akan baik. Di bulan Ramadhan maupun bulan yg lain.

Kalau hanya semangat puasa, teraweh, i'tikaf, tetapi tidak masuk ke dalam hati, pengalaman bbrp thn yg lampau terulang lagi, hanya baik di bulan Ramadhan saja.

Sembunyikan amalan. Demi menjaga hati dan keikhlasan.


Kecuali syiar. Yg memang HARUS DITAMPILKAN.

Contoh sholat Jumat, bagi laki-laki sholat di masjid. Pakai hijab.


2. Amalan-amalan dhahir yg wajib.

Sholat, dijaga.

Posisi sholat diatas puasa.

Naudzubilah ada yg puasa tp ga sholat.

Menurut ulama kalo puasa tp ga sholat, amalannya ga diterima. Dalilnya surat At Taubah 54.

Surat At Taubah 54.

Infaq tidak diterima dari orang yg kufur kpd Allah dan Rasul Nya, dan sholat tp dalam kondisi malas (orang sholat tp males), dan mereka berinfaq tdk ikhlas krn terpaksa, pencitraan.

Itu dalil banyak para ulama yg menyimpulkan meski puasa tp kalo ga sholat, puasanya ga diterima. Yg sholatnya males aja infaq nya tidak diterima.

Kaidah al hafid ibnu hajar : barangsiapa yg sibuk mengerjakan hal-hal yg wajib sehingga dia tdk bisa mengerjakan hal-hal yg sunnah, maka dia dimaafkan dan bisa jadi ttp dpt pahala yg sunnah dari Allah. Dan barangsiapa yg sibuk memgerjakan hal yg sunnah sehingga luoa dg yg wajib, maka dia tertipu oleh iblis. Dan itu salah satu tipu daya iblis yg paling hebat. Iblis tdk mengarahkan kita bermaksiat tp iblis membuat kita sibuk dg yg sunnah shg membuat lupa dg yg wajib.

I'tikaf sunnah, kalo dipanggil ortu segera penuhi panggilan ortu, krn panggilan ortu wajib. Atau ibu-ibu i'tikaf tanpa ijin dari suami.


3. Tinggalkan yang haram.

Karena yg haram WAJIB ditinggalkan.

Jangan ghibah, jangan maksiat, jangan bohong.

Barangsiapa yg tdk meninggalkan ucapan dusta atau perbuatan maksiat, Allah tdk butuh dg puasanya. Maksudnya amalannya sah tp tdk ada pahala sama sekali.

Dan banyak orang yg puasa dan hanya mendapatkan lapar dan dahaga 😭😭😭

Cara terbaik utk tdk maksiat.

Apabila ada seseorang yg mencelanya atau mengajak ribut, respon orang berpuasa adalah "aku sedang puasa, aku sedang puasa". 

Maknanya : 

1. Ditujukan pd orang yg mencela/ngajak ribut. Supaya kondisi lebih kondusif. Kalau dibalas dg mencaci/mencela akan ribut. Kalau dijawab dg "saya sedang puasa" akan reda.

2. Utk bicara pada diri sendiri. Hey kita lagi puasa, jangan terpancing, jangan terprovokasi.

Jadi cara paling ampuh menanggulangi maksiat adalah dengan beribadah kpd Allah dan mengingatkan diri bahwa kita sedang beribadah. Kalau sudah sampai pada titik ini, dia bisa meninggalkan dosa atau maksiat di waktu yg lain. Kalau dia bisa menahan dirinya saat di provokasi, apalagi kalo tdk ada yg memprovokasi.

Kapan orang bermaksiat ? Saat nafsu bergabung dengan lalai.

Cara supaya tidak lalai adalah dg ibadah, ibadah, ibadah. Dan ingatkan diri kita utk ibadah.


Al Furqon 63.

Adapun hamba-hamba Tuhan Yang Maha Pengasih itu adalah orang-orang yang berjalan di bumi dengan rendah hati dan apabila orang-orang bodoh menyapa mereka (dengan kata-kata yang menghina), mereka mengucapkan “salam,”

Diajak ribut, diajak ribut, di bully, disindir, dicaxi-maki, dibalas dg kata-kata yg baik.

Al Imam Ibnu Rajab : kunci utk ttp bisa tenang dan tdk lalai walaupun diserang, diprovokasi, kuncinya ada sinayat berikutnya.

Kuncinya adalah.

Al Furqon 64.

dan orang-orang yang menghabiskan waktu malam untuk beribadah kepada Tuhan mereka dengan bersujud dan berdiri.

Kata para ulama : Kemampuan kita mengatakan TIDAK pada maksiat,  MENCERAIKAN antara nafsu dan kelalaian itu salah satunya tergantung pada ibadah kita di waktu malam.

Ibadah yg bisa mengerem nafsu dan kelalaian.


4. Amalan-amalan spesialis Ramadhan.

* Perbanyak dzikir. 

Ramadhan itu semua ahli ibadah berkompetisi, ahli sholat, tahajjud, shaum. Kompetitor kita bukan orang biasa. Semua berlomba lomba dlm kebaikan. Bagaiaman kesempatan kita jadi baik ? Besar atau kecil ? Jawabannya TIDAK KECIL.

Siapakah ahli puasa terbaik ?

Jawaban Rasulullah : orang yg paling banyak berdzikir diantara mereka dan inj membuka harapan.

Harapan disini sangat besar. Coba kalo Nabi bersabda kalo ahli puasa terbaik itu yg hafal Al Qur'an 30 juz 🤔🤔

Selama Ramadhan jangan lewatkan dzikir pagi petang, dzikir keluar rumah, naik motor dzikir.

Banyak orang lupa ttg hal ini.

Banyak orang lupa ketika SAHUR.

Orang-orang yg bertakwa itu di wakti sahur beristighfar pada Allah.

Az Zariyat 18.

dan pada akhir malam mereka memohon ampunan (kepada Allah).

Jangan nonton TV mulu rin 😣

Jadilah orang yg terbaik di Ramadhan kali ini.

Perbanyak dzikir. Ingat Allah.

Dzikir yg terbaik bukan hanya dg lisan, tapi diresapi dalam hati dan direnungkan dan dituangkan dalam amalam sehari-hari. 

Yg membuat dzikir kurang punya kekuatan krn hanya diucapkan dg lisan.

* Membaca Al Quran.

Icon Ramadhan itu Al Quran.

Al Quran akan memberi kita syafaat di hari kiamat.

Barang siapa yg membaca 1 huruf dalam Al Quran dia dpt pahala. Dan 1 pahala dikalikan 10. Alif lam mim itu 3 huruf bukan 1.

Amalan lain 1 pahala dikalikan 10. Tp baca Al Quran dpt pahalanya PERHURUF.

Imam Syafii 1 hari khatam 2 kali.

Kalo berat, minimal malam itu baca 100 ayat.

*Tarawih.


"Barang siapa salat malam bersama imam sampai ia selesai, maka ditulis untuknya (pahala) salat satu malam (penuh).”

Orang soleh di masa Umar bin Khattab, saking lamanya sholat taraweh sampai bertumpu pada tongkat.

Di Basrah imamnya mengkhatamkan 1 Al Quran 3 malam. Jadi 1 malam 10 juz. Saat imam itu sakit dan digantikan imam lain yg khatam setiap 4 malam, jamaahnya protes ! Krn cuma baca 7.5 juz semalam pdhl biasanya 10 juz.

* Infaq dan sedekah dan memberi makan pada orang yg berbuka.

Imam Syafii : tambah sedekah dan infaq di Ramadhan. 

Di Ramadhan waktunya memvamalkan hadist tangan di atas lebih baik drpd tangan di bawah. Jangan sampai mental kita dikasih, diberi, gratisan.

Nabi orang yg paling dermawan bukan yg kaya. 

Tujuan puasa. Jadi orang bertaqwa. Org yg berinfaq ketika lapang dan susah. Dan ditekankan beri makan org yg berbuka. Krn akan dpt pahala puasa org tsb.

Para ulama salaf lebih memilih memberi makan 10 org yg berpuasa drps membebaskan 10 orang budak.

Malik bin Dinar, pas buka, makanannya cuma 1 dan dia lihat ada saudaranya ga ada makanan, dia beri makanannya itu. Demi utk mendapatkan pahala puasa orang puasa.

Orang yg bertakwa ga peduli lagi susah atau lapang, yg penting kasih ke orang.

Sunday, 11 April 2021

341. Penggugur Dosa Harian.

[7:04 PM, 4/8/2021] Rina Sofiany: 341. Penggugur Dosa Harian.

Bab 13. Banyaknya Jalan Kebaikan.

[7:04 PM, 4/8/2021] Rina Sofiany: Ilmu dipelajari utk diamalkan bukan hanya utk dikoleksi.

[7:04 PM, 4/8/2021] Rina Sofiany: Ramadhan makin dekat. Jangan lengah. Perbanyak doa agar dipertemukan dg ramadhan dan bisa beribadah. Ada yg sudah tdk bertemu ramadhan. Ada yg ramadhan tp tdk bisa beribadah maksimal misalnya krn sakit.

[7:04 PM, 4/8/2021] Rina Sofiany: Perawi hadist ini Abu Hurairah ra. Pengaruh besar ilmu yg bermanfaat. Sudah 15 abad tapi masih kita manfaatkan. 

Sampai detik ini milyaran umat Islam menikmati hadist Nabi yg dibawakan Abu Hurairah. Yg belajar di akhir hidup Nabi. Dan hidup bersahaja krn fokus menuntut ilmu.

[7:04 PM, 4/8/2021] Rina Sofiany: Dari Abu Hurairah ra, dari Rasulullah SAW, beliau bersabda : Shalat 5 waktu, Jumat ke Jumat, dan Ramadhan ke Ramadhan adalah pelebur dosa bagi dosa-dosa yg terjadi diantaranya, apabila dosa-dosa besar dijauhi. HR Muslim.

[7:04 PM, 4/8/2021] Rina Sofiany: Sholat itu menggugurkan dosa diantara waktu sholat. Ashar sampai maghrib. Dosa dari ashar sampai maghrib akan diampuni.

[7:04 PM, 4/8/2021] Rina Sofiany: Kadang kita tdk sadar kalau berbuat dosa.

Al Hujurat 2, menunjukkan bahwa berbicara keras thd org lain bisa menghapuskan pahala.

[7:04 PM, 4/8/2021] Rina Sofiany: Kalau masuk sholat harusnya bahagia. Berharap semoga dosa sepanjang waktu sebelum sholat bisa dihapuskan. Semoga sholat bisa makin khusyuk kalo tahu hal ini.

[7:04 PM, 4/8/2021] Rina Sofiany: Sholat 5 waktu itu ibarat mandi di sungai. Membersihkan. Segar. Seru. Semangat.

[7:04 PM, 4/8/2021] Rina Sofiany: "Kepala" seluruh urusan itu Islam.

Tiangnya sholat.

[7:04 PM, 4/8/2021] Rina Sofiany: Jumat ke Jumat juga menggugurkan dosa.

Sebaik baik hari adalah hari Jumat. Di hari Jumat Nabi.Adam diciptakan. Di hari itu dimasukkan ke surga. Di hari itu dikeluarkan dari surga dan kiamat juga hari Jumat.

Di hari Jumat ada waktu paling afdhol utk minta pada Allah, yaitu di waktu sore sampai mahhrib.

[7:04 PM, 4/8/2021] Rina Sofiany: Disunahkah beribadah sebanyak banyaknya di hari Jumat.

Hari Jumat itu hari ibadah.

Kata para ulama : hari Jumat itu seperti Ramadhan di setiap tahun.

Barangsiapa yg hari Jumatnya bagus, bisa membantunya di hari hari lain selama sepekan. Sama spt Ramadhan

 Ramdhan yg bagus bisa membantunya baik di bulan setelahnya.

[7:04 PM, 4/8/2021] Rina Sofiany: Sholat itu mizan harian.

Jumat itu mizan pekanan.

Haji itu timbangan kehidupan.

Kalau mau hidupnya sukses, hajinya hrs bener dan ikuiti nilai nilai dan perjuangan saat haji. Haji itu mjniatur kehidupan, asal hajinya bener. Haji itu barometer kehidupan.

[7:04 PM, 4/8/2021] Rina Sofiany: Fasilitas bukan penentu kesuksesan. Begitu juga dg haji. Haji dg fasilitas bintang 5 atau 3 atau kejora tdk menentukan keberhasilan.

[7:04 PM, 4/8/2021] Rina Sofiany: Ramadhan itu tolak ukur tahunan. Jangan sampai urusan dunia babak belur dan Ramadhan juga babak belur. Trus dapat apa hidup ini ?

[7:04 PM, 4/8/2021] Rina Sofiany: Sholat, hari Jumat dan Ramadhan memgampuni dosa kecil kalo dosa besar dijauhi.

Org beriman melihat dosa sekecil apapun, dia ada di kaki gunung dan gunung akan menimpanya.

Orang fasik dan munafik dosa itu bagai lalat yg gampang diusir dg menepisnya

[7:04 PM, 4/8/2021] Rina Sofiany: Sebagian ulama memyatakan : Dosa besar bisa dihapuskan jika kualitas ke-ikhlasan dan amal hati kita maksimal. Dalil dg wanita pezina yg memberi minum pada anjing. Allah mengampuni dosa zinanya. Tinggi mana kedudukan sholat dg memberi minum anjing ? Sholat lebih tinggi. Kalau kasih minum ke anjing bisa hapus dosa zina, sebetulnya bukan krn memberi minumnya tp krn rasa ikhlas dan sifat rahmat dlm hati seseorang, maka begitu juga dg sholat 5 waktu, hari/sholat Jumat, Ramadhan dg ibadahnya. Kalo dikerjakan bukan hanya fisik tp semua amalan hati digerakkan.

[7:04 PM, 4/8/2021] Rina Sofiany: Saat baca Alhamdulillah.. lahir harapan besar pd Rabbal 'alamin. Saat baca Maliki yaumiddin, langsung timbul rasa khawatir kdp Allah, takit dihisab.

Kalau ibadah begitu dosa besar juga dihapus.

Kalau hati ber Tauhid dg Tauhid yg besar.

Kalo syirik harus bertobat.

Kalau ambil hak orang hrs dikembalikan.

[7:04 PM, 4/8/2021] Rina Sofiany: Apa itu dosa besar ?

Secara umum : setiap dosa yg diancam oleh Allah dan Rasul Nya dg hukuman yg khusus. Setiap dosa yg menyebabkan Allah melaknat pelakunya adalah dosa besar.

Kalau ketemu ayat atau hadist yg pelakunya dilaknat atau yg membuat Allah murka, Nabi marah, itu dosa besar. Setiap dosa yg menyebabkan pelakunya terancan hukuman di dunia.

[7:04 PM, 4/8/2021] Rina Sofiany: Zina, minum khamr, termasuk dosa besar.


Atau ada ancaman khusus di akherat spt makan riba.

Atau apabila iman itu dinafikan/ditiadakan dlm sebuah ancaman/redaksi. Perbuatan tsb membuat Nabi bersabda bahwa dia tdk beriman. Tdk beriman bukan berarti kufur tp bisa menunjukkan dosa besar. Contoh hadist Bukhari. Tidak beriman salah seorang dr kalian sampai dia menginginkan utk saudaranya apa yg dia inginkan utk dirinya sendiri.

[7:04 PM, 4/8/2021] Rina Sofiany: Maka seorang mukmin itu hrs seneng kalau saudaranya juga seneng.

Kita ingin lanjut S2 tp ga diterima, yg diterima temen kita, maka kita hrs bahagia. Kenapa ? Krn kita menginginkan sekolah S2 dan temen kita yg dpt. Qodarulloh tdk diterima.

Kalau ada rasa inj tdk ada hasad, iri, dengki.

[7:04 PM, 4/8/2021] Rina Sofiany: Demi Allah tidak beriman, demi Allah tidak beriman, demi Allah tdk beriman. Org yg tetangganya yg tdk aman dari gangguannya.

Jangan remehin hubungan dg tetangga.

Kata para ulama kalau ada kata "tidak beriman" maka itu dianggap dosa besar.

[7:04 PM, 4/8/2021] Rina Sofiany: Perbuatan atau dosa yg menyebabkan Nabi berlepas diri dr orang tsb.

Barangsiapa yg curang, bukan bagian dr kami.

Jadi curang itu dosa besar. Curang di bidang apapun.

Nyontek termasuk.


Ternyata dosa besar itu banyak dan gak serem-serem. Ngurangi timbangan, termasuk juga.

[7:04 PM, 4/8/2021] Rina Sofiany: Sabda Rasulullah SAW : Bukan bagian dari kami orang yg tidak menghormati orang yg lebih tua, menyayangi yg lebih muda dan tdk tahu hak ahli ilmu.


Itu termasuk dosa besar.

[7:04 PM, 4/8/2021] Rina Sofiany: Rahmat Allah begitu luas.

Wudhu juga menghapus dosa.

Sebagian ulama bilang : Krn Allah tahu bahwa kesalahan kita lebih banyak drpd benernya kita dlm kehidupan. Makanya Allah memberi banyak moment utk menggugurkan dosa.

Jadi kalo ada orang di hari kiamat masuk neraka tdk bisa menyalahkan Allah. Allah sudah beri banyak kesempatan utk bertobat.

338. Pahala Besar Saat Di Jalan. Kajian Riyadush Shalihin. Muhammad Nuzul Dzikri

[3:22 PM, 4/6/2021] Rina Sofiany: 338. Pahala Besar Saat Di Jalan. Kajian Riyadush Shalihin. Muhammad Nuzul Dzikri


Dari Abu Hurairah ra, dari Nabi SAW, beliau persabda : "Sungguh saya telah melihat seseorang bergelimang nikmat di dalam surga, krn dia telah memotong 1 batang pohon dr tengah jalan yg mengganggu kaum Muslimin. HR Muslim

[3:22 PM, 4/6/2021] Rina Sofiany: Dalam satu riwayat, "Seseorang berjalan melewati 1 dahan pohon di tengah jalan, maka dia berkata ,"Demi Allah, saya akan menyingkirkan ini dari (jalanan) kaum Muslimin sehingga tidak menganggu mereka", Maka dia dimasukkan ke dalam surga.

[3:22 PM, 4/6/2021] Rina Sofiany: Dan dalam suati riwayat al- Bukhari dan Muslim :

Tatkala seseorang berjalan di suatu jalan, dia mendapatkan 1 dahan pohon berduri berada di tengah jalan, lalu dia menyingkirkannya, maka Allah berterima kasih kepadanya dan mengampuninya.

[3:22 PM, 4/6/2021] Rina Sofiany: Pelajaran pertama. 3 riwayat hadist yg memberi pelajaran, banyaknya jalan kebaikan yg bisa mengantarakan orang ke surga.

Amal soleh itu banyak.

Di jalanpun kita beramal soleh. Beramal soleh bukan hanya di masjid

 Meski masjid adalah tempat yg paling mulia. Org yg menghabiskan waktu si jalan punya kesempatan yg besar.

[3:22 PM, 4/6/2021] Rina Sofiany: Org yg ke masjid hanya di 5 waktu sholat (tdk bisa menunggu antara maghrib dan isya krn ada kewajiban lain yg harus dilakukan) masih bisa mendapatkan surga dengan menyingkirkan dahan yg mengganggu jalan di jalanan.

[3:22 PM, 4/6/2021] Rina Sofiany: Pelajaran ke 2.

Menyingkirkan gangguan itu spt sedekah. Krn jika kita menyingkirkan gangguan. Itu bisa jadi sebab selamatnya pengguna jalan. Maka nilainya seperti kita bersedekah kpd mereka. Tujuan sedekah (mis. uang) adalah utk melancarkan urusan saudara kita. Dan menyingkirkan dahan yg mengganggu itu sedekah dan berpahala besar krn melancarkan urusan orang.

[3:22 PM, 4/6/2021] Rina Sofiany: Pelajaran ke 3.

Seorang muslim itu ketika melihat ada gangguan di jalan (paku, batang pohon) imannya bereaksi. Dia mengedepankan imannya drpd ego-nya. Kalo ngikitin ego ga peduli dg hal itu, terus jalan aja. Dia ingat sabda Rasulullah bahwa tingkatan iman terendah adalah menyingkirkan gangguan di jalan. Sudahkah iman kita sudah bereaksi thd hal ini ? Ini tauhid yg ssbenar-benarnya.

[3:22 PM, 4/6/2021] Rina Sofiany: Menyingkirkan gangguan di jalan ini iman. Ini bukan hanya kemasyarakatan yg tidak ada hubungannya dengan agama.

Rasulullah sendiri menyatakan bahwa ini adalah iman.

[3:22 PM, 4/6/2021] Rina Sofiany: Pelajaran ke 4.

Nabi SAW memberi pelajaran pada kita bahwa seorang muslim itu tidak egois. Dan senantiasa memikirkan orang lain walaupun orang itu fasik, walau pelaku maksiat. Kenapa 

Demikian ? Kata para ulama krn jln itu dilintasi oleh orang islam, kafir, maksiat, dll. Orang beriman itu hobinya menyebarkan kebaikan. Walau yg menikmati bukan org yg beriman. Nabi itu Rahmat bagi alam semesta. Dunia ini ajang antara kebenaran dan kebathilan.

[3:22 PM, 4/6/2021] Rina Sofiany: Org mukmin seharusnya berfikir, apa yg bisa saya lakukan utk bisa melancarkan orang lain. Dan dg itu dia berharap dimasukkan ke aurga oleh Allah

[3:22 PM, 4/6/2021] Rina Sofiany: Pelajaran ke 5.

Apabila kita lihat hadist ini, maka kita hrs membawa hadist ini ke dlm kaidah yg besar. Bahwa amalan tidak akan diterima kecuali dg syarat ikhlas dan i'tiba (mengikuti tuntutan Nabi SAW). Atau kaidah dr ulama lain : ada korelasi yg erat antara amalan lahir dan batin. Krn Nabi mengatakan kalau hati baik maka anggota badan yg lain juga baik.

[3:22 PM, 4/6/2021] Rina Sofiany: Jadi ini bukan sekedar ngasih minum anjing lalu masuk surga. Atau menyingkirkan dahan di jalan langsung masuk surga. Ketika melakukan itu diterima Allah pasti ada rasa ikhlas.

[3:22 PM, 4/6/2021] Rina Sofiany: Ini bukan sekedar perlindungan hewan (memberi minum pada anjing) tapi ini keikhlasan, iman. Krn walaupun tdk ditekankan, ada kaidah besar. Amalan itu tergantung niatnya. Sebuah hadist tdk berdiri sendiri. 

Walapun dhahirnya sama tp bjaa beda konteks. Krn ya itu tadi, tergantung niatnya.

[3:22 PM, 4/6/2021] Rina Sofiany: Kata para ulama klasik. Saat Allah perintahkan kita mengerjakan amalan dhahir, Allah juga memerintahkan kita utk amalan batin.

Saat Allah memerintahkan kita berpuasa (dhahir) Allah juga menyuruh kita utk ikhlas (batin) dlm berpuasa. Ketika Allah perintahkan sholat, disaat itu Allah perintahkan kita utk ikhlas.

Apakah dg sujud, ruku' pasti dapat pahala ? Belum tentu. Apakah dia khusyuk dan ikhlas dlm mengerjakannya ?

[3:22 PM, 4/6/2021] Rina Sofiany: Harus ada tauhid. Iman. Ada ke ikhlasan. Tidak boleh ada kesyirikan. Kalau kita syirik semua amalan kita hancur. Ada korelasi yg kuat antara amalan dhahir dan batin. Kita lakukan ini bukan utk kemanusiaan, pencitraan, perlindungan hewan, tp kita lakukan sbg seorang hamba yg berusaha mengamalkan "sesungguhnya ibadah hidupku dan matiku hanya utk Allah".

Hidup kita bukan hanya di masjid, ada yg di jalanan.

[3:22 PM, 4/6/2021] Rina Sofiany: Hidup ini bukan hanya sholat, bukan hanya ibadah ritual, tp kehidupan dimanapun kita berada. 

Jadi ketika kita menyingkirkan gangguan di jalan, ikhlas lah demi Allah.

[3:22 PM, 4/6/2021] Rina Sofiany: Al An'am 162.

Katakanlah : sesungguhnya sholatku, ibadahku, hidupku dan matiku hanyalah untuk Allah, Tuhan semesta alam.

[3:22 PM, 4/6/2021] Rina Sofiany: Sehingga Nabi tdk pernah menjelaskan profil pezina yg masuk surga krn memberi minum anjing. Apabila amalannya diterima Allah SWT pasti ada amalan batin (keikhlasan). Kalau dia jatuh dlm zina, siapa yg tidak melakukan dosa. Kalau kita mungkin bukan zina tp dosa lain. Bisa jadi orang yg 1 jam lalu berghibah ria trus menyingkirkan dahan di jalan dg ikhlas kan mungkin saja. Dan itu adalah Rahmat Allah SWT.

[3:22 PM, 4/6/2021] Rina Sofiany: Pelajaran ke 6.

Jangan pernah remehkan kebaikan sama sekali. Dan jangan sia sia kan kesempatan perbuatan baik. Selama kita ikhlas bisa jadi amalan itu yg menyelamatkan kita di hari kiamat.

[3:22 PM, 4/6/2021] Rina Sofiany: Kalau ada dahan yg mengganggu jalan singkirkan. Kalau ada genangan air di tangga lap pakai tisyu sembari berharap semoga amalan ini yang bisa membuatku masuk ke dalam surga. Apalagi kita banyak dosa. Dan kita jangan meremehkan hal hal kecil itu. Dalam urusan duniawi para ahli dunia menyatakan adanya butterfly effect. Lalu kenapa kita tidak berfikir lebih luas utk akherat. Hal-hal kecil bisa jadi penentu di akherat nanti.

[3:22 PM, 4/6/2021] Rina Sofiany: Rahmat Allah itu luas. Jangan putus asa. Jangan pernah berfikir ga ada harapan. Jalanan di jakarta itu banyak yg bolong apalagi di musim hujan :) maksudnya harapan itu ada dan terbuka lebar. Setan yg membuat kita merasa putus asa.

[3:22 PM, 4/6/2021] Rina Sofiany: Pelajaran ke 7.

Penuntut ilmu itu harus mencambuk dirinya sehingga dia ada di shaf terdepan dalam sifat rahmat. Krn ilmu dan  rahmat senantiasa bersama. Berdampingan. Berjalan paralel. Disitu ada ilmu disitu ada sifat rahmat dan kasih sayang. Dan itulah hakekat dari ilmu yg bermanfaat. Makin manfaat ilmu kita semakin besar rasa kasih sayang dlm diri kita. Dan kita ungkapkan kpd org lain.

[3:22 PM, 4/6/2021] Rina Sofiany: Kenapa Nabi Musa mencari Nabi Khadir ? Dan kenapa nama Nabi Khadir disebut Allah SWT kpd Nabi Musa shg Nabi Musa ingin belajar dan mencari Nabi Khadir ? Apakah krn ilmu yg luas ? Ternyata bukan hanya itu. Dalam Al Kahfi 65 (Lalu mereka bertemu dg ssorang hamba diantara hamba 2x Kami, yg telah Kami berikan kpdnya rahmat dr sisi Kami, dan yg telah Kami ajarkan kpdnya ilmu dr sisi Kami)

[3:22 PM, 4/6/2021] Rina Sofiany: Karakter Nabi Khadir : sifat rahmat (kasih sayang) dan diberikan ilmu.

Maka orang yg suka ngaji, haruslah org yg menggabungkan dan meningkatkan 2 hal itu (ilmu dan kasih sayang). Makin punya ilmu bukan makin kasar, mengganggu, mencederai orang lain, menteror. Bukan makin galak. Semakin ikut ngaji semakin lembut.

[3:22 PM, 4/6/2021] Rina Sofiany: Kalau memperlancar urusan orang di dunia saja Allah akan berterima kasih, apalagi kalau memperlancar urusan di akhirat seperti mengajarkan ilmu, mendakwahi dan mendidik dam ammar ma'ruf nahi munkar. Krn ingin memperlancar jalan ke surga. Bukan mendiamkan org yg akan ke neraka.

Catatan Kajian Online Riyadush Shalihin

[7:25 PM, 4/3/2021] Rina Sofiany: Dari Abu Hurairah RA, Nabi SAW bersabda, Iman itu sebanyak 70 cabang atau 60 cabang lebih, cabang yg paling utama adalah ucapan "La Ilaha Illallah" & yg paling rendah adalah menyingkirkan gangguan dari jalan. Dan malu adalah salah satu cabang iman. Muttafaq 'alaih

[7:26 PM, 4/3/2021] Rina Sofiany: Dari Abu Hurairah RA, Nabi SAW bersabda, Iman itu sebanyak 70 cabang atau 60 cabang lebih, cabang yg paling utama adalah ucapan "La Ilaha Illallah" & yg paling rendah adalah menyingkirkan gangguan dari jalan. Dan malu adalah salah satu cabang iman. Muttafaq 'alaih

[7:26 PM, 4/3/2021] Rina Sofiany: Ahlul sunah wal jamaah memyatakan  bahwa iman adalah keyakinan di dalam hati dan ucapan dan perbuatan anggota badan.

Iman itu 5 Nun (huruf nun).

Terdiri dari 5 kalimat yg diakhiri dg huruf Nun.

[7:26 PM, 4/3/2021] Rina Sofiany: Iman itu 

1. Keyakinan dg hati.

2. Ucapan dg lisan.

3. Amalan dg anggota badan.

4. Iman akan  bertambah dg taat kepada Ar Rahman.

5. Dan akan berkurang dg taat kepada syaiton artinya maksiat kepada Allah.


(Cari bhs arabnya di internet. Semua diakhiri dg huruf Nun).

[7:26 PM, 4/3/2021] Rina Sofiany: Nabi SAW dlm hadist di awal tadi memberi 3 contoh.


1. La Illaha Illallah adalah ucapan lisan.

2. Menyingkirkan gangguan di jalan adalah amal dg badan

3. Rasa malu itu adalah amalan hati.

[7:26 PM, 4/3/2021] Rina Sofiany: Hal ini berhubungan dg bab Banyaknya Jalan Kebaikan yg sedang dibahas. Minimal ada 70. 

Tujuannya memotivasi orang yg beriman utk melakukannya.

[7:26 PM, 4/3/2021] Rina Sofiany: Pelajaran ke 2


Tingkatan tertinggi itu ucapan La Illaha Illallah.

Meng-Esa kan Allah dalam ibadah-ibadah kita.

Kata ini adalah isi dakwah para Nabi dan Rasul tanpa kecuali.


Al Anbiya 25 : Dan Kami tdk mengutus seorang rasulpun sebelum kamu melainkan Kami wahyukan kepadanya :"Bahwasanya tdk ada Rabb (yg hak) melainkan Aku, maka sembahlah olehmu sekalian akan Aku"

[7:26 PM, 4/3/2021] Rina Sofiany: Inti dari ajaran Nabi dan Rasul itu tidak ada yg berhak disembah kecuali Allah. Tidak boleh tunduk, menghinakan diri yg di isi dg cinta selain kepada Allah Subhanahu Wa Ta'ala


Bentuk ibadahnya yg beda. Syariatnya berbeda. Disesuaikan dg masanya

Puasa dan sholat masa Nabi Ibrahim beda dg umat Nabi Muhammad SAW.

[7:26 PM, 4/3/2021] Rina Sofiany: Kunci masuk surga adalah ucapan akhir hayatnya La Illaha Illallah. Namun setiap kunci itu ada "giginya/gear". Gigi itu adalah syarat ucapan La Ilaha Illallah bukan hanya sekedar ucapan namun harus ikhlas, harus jujur dst.

[7:26 PM, 4/3/2021] Rina Sofiany: Pelajaran ke 3.

Tingkatan terrendah adalah memyingkirkan gangguan dari jalan. Pelajaran besar, jangan sampai kehilangan momentum utk membuktikan iman kita.

Kalau ada ranting, paku, atau lubang di jalan, jangan biarkan begitu saja. Ketika ada gangguan di jln jangan tinggal diam. Buktikan iman kita. Lakukan karena Allah Subhanahu Wa Ta'ala.

[7:26 PM, 4/3/2021] Rina Sofiany: Kalau mendiamkan gangguan di jalan saja kita kehilangan yg besar, trus gimana kalau kita mengganggu jalan ?

Jangan parkir sembarangan yg membuat orang lain susah. Hati-hati kalo nge-tem. Jangan sampe berhenti hingga bikin jalan macet. Gimana iman kita di depan Allah. Atau kita berhenti sebentar yg membuat macet. Sebaiknya cari tempat parkir supaya tidak ada yg terganggu. Tempat parkir jauh ? Isi dg dzikir.

[7:26 PM, 4/3/2021] Rina Sofiany: Yg suka konvoi. Boleh. Tapi jangan sampai memganggu jalan. Parkir dan berhenti jangan sembarangan. Kalau kita tdk peduli bagaimana dengan iman kita ?

Krn kenyamanan pribadi, iman pribadi kita jadi tergadaikan. Ingat seorang mukmin itu tidak meremehkan. Ini ttg imannya kpd Allah. Kalau kita jaga ini coba lihat kualitas pribadi sbg pribadi dan makhluk sosial.

[7:26 PM, 4/3/2021] Rina Sofiany: Misal nyebrang jalan, jangan sembarangan sehingga mengganggu pengguna jalan. 

"Tp jembatan penyebrangan jauh dan tinggi ustad".

Kan bisa sambil olah raga. Dan yg paling penting iman kita tdk jauh. 

Sebagai penumpang kalau minta berhenti jangan di tempat yg memgganggu pengguna jalan. Siapkan uang pas kalo ada supaya tdk mengganggu pengguna jalan yg lain.

[7:26 PM, 4/3/2021] Rina Sofiany: Hal-hal kecil dan keseharian ini menunjukkan kualitas iman kita lho. 

Pengguna motor saat macet lewat trotoar buat pejalan kaki 😢

Mending rugi waktu/tenaga atau iman ?

"Tp waktunya mepet ustad"

Intinya bukan memgejar waktu tapi bagaimana menghabiskan waktu di atas ketaatan. Macet dikit sambil shalawat, berdzikir, istighfar, murojaah hafalan. Drpd ngambil jalan orang.

[7:26 PM, 4/3/2021] Rina Sofiany: Ingat. Itu adalah iman terrendah. Tidak mengganggu jalan adalah harga mati.  Mending macet dikit tp iman kita terjaga. Mending capek dikit tp iman kita terjaga. Mending ribet dikit yg penting iman terjaga. Dan bukankah kita hidup ini untuk menjaga iman. 


E-toll jangan lupa diisi supaya gak kehabisan dan menimbulkan antrian. 

Jangan berhenti sembarangan, parkir sembarangan, nerobos traffic light.

[7:26 PM, 4/3/2021] Rina Sofiany: Pelajaran terakhir adalah keutamaan rasa malu.

Malu adalah cabang dari keimanan dan varian dr keimanan.


Rasulullah bersabda, Rasa malu itu tidaklah datang kecuali dg kebaikan.


Jadi rasa malu itu baik, sangat bagus. Rasa malu itu sifat positif.

[7:26 PM, 4/3/2021] Rina Sofiany: Kebudayaan kita sering memberi konotasi negatif pada rasa malu.

Misalnya : jangan malu bicara di depan, jangan malu tampil, jangan malu kamu harus berani, dll.

Ternyata dlm agama kita, kita harus malu. 

Apakah nasehat ortu, motivator utk tdk mau itu jadi salah ?

TIDAK.

Krn dlm bhs arab kata malu dlm bhs kita itu ajs sedangkan dlm agama itu haya.

[7:26 PM, 4/3/2021] Rina Sofiany: Kata Imam Nawawi malu itu adalah akhlak yg membuat seseorang meninggalkan hal yg buruk, maksiat dan akhlak yg mencegah seseorang dari lalai utk memenuhi hak dr setiap orang yg punya hak.

[7:26 PM, 4/3/2021] Rina Sofiany: Rasa malu dalam kebenaran itu minder.


Al Ahzab 53.

(Dibaris terakhir)

Dan Allah tidak malu (menerangkan) yg benar.


Maksud malu disini adalah minder.

[7:26 PM, 4/3/2021] Rina Sofiany: Rasa malu itu ada 2.

1. Malu yg lahir dari tabiat seseorang. Malu melakukan hal yg tdk baik. Kata para ulama bersyukurlah kalau punya rasa malu sejak kecil.

2. Rasa malu yg dipupuk, dibangun, diupayakan. Rasa malu yg tumbuh dari iman bahwa Allah Maha Melihat. Dan inilah derajat ihsan.

[7:26 PM, 4/3/2021] Rina Sofiany: Rasulullah SAW bersabda : Malulah kalian kpd Allah dg sebenar-benarnya. Para sahabat berkata, sungguh kami malu (kpd Nya) wahai Rasulullah. Beliau bersabda " Bukan itu, org yg malu kpd Allah dg sebenarnya hendaknya menjaga kepala dan yg berada di sekitar kepala, menjaga perut & apa saja yg masuk ke perut, menjaga kemaluan, 2 tangan dan 2 kaki.

[7:26 PM, 4/3/2021] Rina Sofiany: Menjaga kepala dan yg berada di sekitarnya : menjaga mata, telinga, lisannya, menjaga pemikiran. Jangan mikir yg ngeres, buruk.

Malulah saat kita lihat yg gak bagus, mendengar yg haram.

Kajian Riyadush Shalihin (tidaka da nomernya)

[11:03 AM, 3/31/2021] Rina Sofiany: Hadist : orang yg punya ilmu, dia akan mendapat istighfar dari semua makhluk sampai ikan yg ada di laut. 

Saat beraktivitas atau saat tidur, ikan, burung, semut akan beristighfar utk orang yg berilmu.

Makanya rugi kalo tidak punya ilmu.

Tetap semangat dan istiqomah.

[11:04 AM, 3/31/2021] Rina Sofiany: Setiap persendian manusia memiliki kewajiban bersedekah setiap hari dimana Matahari terbit padanya; engkau berbuat adil diantara 2 orang adalah sedekah, engkau membantu seseorang dlm kendaraannya adalah sedekah, kamu menaikkannya di atasnya atau menaikkan barang di atasnya adalah sedekah, ucapan yg baik adalah sedekah, setiap langkah yg kamu ayunkan menuju shalat adalah sedekah, & engkau menghilangkan rintangan dari jalan adalah sedekah. Muttafaq 'alaih.

[11:05 AM, 3/31/2021] Rina Sofiany: Pengulangan atau repitisi adalah bagian dari agama.

Misal : sholat 5 kali sehari. Baca al fatihah dibaca setiap rakaat. Dzikir pagi diulang di sore hari, setiap hari. 

Tips dari orang sukses : repetisi adalah jalan menuju sukses.

[11:05 AM, 3/31/2021] Rina Sofiany: Sesungguhnya setiap manusia dr keturunan Nabi Adam diciptakan dgn persendian sebanyak 360 sendi. Maka barangsiap bertakbir mengagungkan Allah, memuji Allah, mensucikan Allah, memohon ampunan kpd Allah, & menyingkirkan batu dr jalan yg dilalui manusia, atau duri, atau tulang dr jln manusia, atau memerintah yg ma'ruf, atau mencegah dr yg mungkar, sebanyak 360 kali, berarti ia berjalan pd hari itu dlm keadaan telah dijauhkan dr api neraka. HR Muslim

[11:05 AM, 3/31/2021] Rina Sofiany: Dan itu semua bisa dicover dengan sholat dhuha 2 rakaat.

[11:05 AM, 3/31/2021] Rina Sofiany: Varian berbuat baik itu buanyak buanget. Dan minimal sehari melakukan 360 kebaikan (dlm rangka sedekah utk 360 persendian). Dan itu bisa di cover dg sholat dhuha 2 rakaat. Tp kalo mau sapu bersih semua kebaikan (sholat dhuha dan berbuat baik minimal 360 kebaikan) juga tdk ada salahnya.

Dan itu bisa menjauhkan diri dr api neraka.

[11:05 AM, 3/31/2021] Rina Sofiany: Tidak ada alasan utk TIDAK BISA.

Kenapa harus bersedekah utk sendi ? Rematik aja gak enak. Jempol bermasalah aja gak enak. (Saya kena frozen shoulder di kiri aja udah gak enak banget ustadz #curcol).

[11:05 AM, 3/31/2021] Rina Sofiany: Ketika kita menggunalan lisan kita utk berdzikir dan mengucapkan yg baik baik itu dlm rangka bersyukur atas nikmatnya sendi. Kalo gibah itu gak bersyukur.

Syukur itu dengan lisan,  perbuatan dan dg hati.

[11:06 AM, 3/31/2021] Rina Sofiany: Berbuat adil diantara 2 pihak. Maksudnya adalah bersikap adil jika ada sesuatu/kendala/konflik diantara mereka.

Bersikap adil pada manusia sebelum konflik dan setelah konflik.

Orang yg beriman diperintajkan utk mendamaikan pihak yg bermasalah. Al Hujurat ayat 10.

[11:06 AM, 3/31/2021] Rina Sofiany: Al Hujurat 10 : Orang-orang beriman itu sesungguhnya bersaudara. Sebab itu damaikanlah (perbaikilah hubungan) antara kedua saudaramu itu dan takutlah thd Allah, supaya kamu mendapat rahmat.

[11:06 AM, 3/31/2021] Rina Sofiany: Salah satu pemicu konflik/masalah adalah kita tidak adil. Ketika sudah solid sudah kompak jangan diceraiberaikan. Kalau qodarullah terjadi maka harus kita damaikan. Dan itu adalah salah satu sedekah sendiri. Dan Allah akan sayang kepada kita.

Hobi orang beriman itu mendamaikan. Menyatukan. Bukan memprovokasi apalagi adu domba. Narasinya adalah konsolidasi. Mendamaikan. Krn itu perintah Allah.

[11:06 AM, 3/31/2021] Rina Sofiany: Membantu orang itu adalah kebaikan yg besar. Membantu dengan kendaraannya. Menaikkan barang-barangnya ke kendaraan. Membantu memarkirin kendaraanya dan lain-lain. Itu semua sedekah sendi.

[11:06 AM, 3/31/2021] Rina Sofiany: Kalimat yg baik itu sedekah. 

Kalau bisa WA dg yg baik, kenapa hrs WA yg buruk. Kalau bisa WA yg lembut kenapa harus WA yg kasar. 

Ini sedekah utk sendi. Kenapa dg sendi pelit. Ini adalah jalan utk menjauhi neraka. Ini buat diri kita sendiri. Di jaman ini lisan diam tp jempolnya itu lho... (di medsos). Beri kalimat yg baik. Tdk mengeluh saat diberi musibah. Tdk mencela. Tdk mengucapkan kalimat pesimis.  Ketika hari tdk berjalan sesuai rencana ucapkan istighfar, bertasbih. Jangan ngomel, mencela, dll.

[11:06 AM, 3/31/2021] Rina Sofiany: Berbuat baik itu diantaranya adalah membantu orang, jaga lisan. Ucapkan kalimat-kalimat toyibah (kalimat yg baik antara lain salam, tasbih, tahmid, tahlil, takbir, istighfar). Belajar dan latihan utk kalimat yg baik. Bergaul dg org yg bhs nya bagus. Krn bhs itu menular.

Catatan Kajian Riyadush Shalihin Ust. Muhammad Nuzul Dzikri

 Ini entah kajian nomer berapa, karena ini awal aku tahu bisa nonton youtube di layar TV sambil ngetik di WA.

Semoga bermanfaat. Ntar dicari deh videonya ini kajian nomer berapa.


Nikmat terbesar dalam kehidupan dunia adalah nikmat ilmu dan iman. Ust M Nuzul Dzikri

Mohon hidayah, taufik dan rahmat Allah SWT supaya bisa mengamalkan ilmu.

Terus bersyukur dan terus minta tolong pada Allah. Karena kita hidup utk beribadah. Dan utk beribadah hrs sesuai dg tuntunan Rasulullah SAW.

Diantara hikmah bulan Sya'ban menurut para ulama. Fungsinya seperti sholat rawatib qobliyah. Sebagaimana sholat wajib diawali dg qobliyah, maka begitu juga dg puasa. Dan akhirmya/ba'diyah adalah 6 hari setelah ramadhan.

Kalo tidak bisa puasa tp sudah niat (krn 1 dan lain hal) kita bisa mendapatkan pahala amalan tsb. Atau yg menyediakan buka puasa. Cari ibadah lain yg membuat kita berlomba-lomba dlm kebaikan.

Salah satu kaidah para ulama..diantara sebab berkahnya ilmu itu kota menyayangi dan mendoakan guru guru kita. Agar mereka semua dirahmati Allah. Ingin dpt berkah dr ilmu (bukan sekedar wawasan ga ada peribahan dlm hidup)

Sifat orang beriman itu saling menyayangi. Kalo kita tidak sayang dg yg memberi kita ilmu, bagaimana kita bisa sayang dg orang yg tidak memberi apa-apa ?

Bab ini menyuruh sadar (bagi yg masuk 40 thn dan khususnya 60 thn). Kita harus tobat habis-habisan. Bukan berputus asa. Justru penekanan utk kembali pada Allah SWT.

[7:06 AM, 3/20/2021] Rina Sofiany: Pastikan pola hidup kita adalah pola hidup yg baik. Kalau tidak, segera berubah. Hidup itu kurvanya harus naik. Dan mendekati ajal nikannya turun tp harus naik. Dalam amal soleh tidak ada istilah pensiun. Justru harus serius jungkir balik di fase akhir.

Setelah ayat Iqro' (bacalah) ayat selanjutnya, wahai yg aedang berselimut, bangkit dan berilah peringatan. Jadi tidak ada waktu santai, rebahan. Trus bagaiaman dg menikmati hidup setelah kerja keras ? Bagi orang beriman sholat, baca Al Quran, berjuang di jalan Allah adalah kenikmatan.

Awal ayat datang itu sedikit, lalu jeda. Lalu turun lagi. Puncak turun ayat di akhir kehidupan beliau SAW. Kurva hidup sebaiknya seperti itu.

Diantara hikmahnya ada ulama berkata : dan tidak seorang yg punya mimpi yg indah, cita-cta yg tinggi, dia perjuangkan mimpi tsb. Semua punya mimpi besar tp yg memperjuangkannya hanya bbrp persen saja.

Banyak wanita yg bercita cita ingin jadi istri solehah. Tp yg jungkir balik hanya brp persen ?

Ada yg ingin jadi ahli Al Quran, tp yg mau berjuang brp persen ?

Semua mau husnul khotimah, tp brp persen yg mau berubah ? Brp persen yg mau bangkit dari tidurnya utk bangkit dan memberi peringatan ?

Dan tidak semua orang yg berusaha dan bersungguh sungguh dia menyeleaikan  tugasnya tsb. Jadi tidak semua orang yg awalnya semangat, menyeleaaikan tugas dan misinya. Krn mayoritas menghentikan usahanya.

Ada yg pulang haji, di awal bertekad utk beribah lebih baik. Setelah 1 thn dia lupa dg tekadnya itu. Makanya selama hidup hrs hati hati dan tidak merasa aman. Harus terus berjuang. Kualitas ibadah hrs naik. Krn kalo terlena dan cepat puas kita bjsa tsk menywlwsaikan misi sampai akhir hayat.

Ada ulama yg sedang sakit keras, saat didatangi muridnya, sang guru malah menanyakan masalah ilmu, masalah fiqih. Kata muridnya apakah kita bisa bicarakan lain waktu ? Gurunya menjawab gak masalah, kita bahas skrg. Kita belajar. Semoga apa yg kita pelajari hari ini bisa menyelamatkan orang di dunia dan akhirat. Pdhl sang guru sedang sakit parah. Tanya guru : melempar jumroh dg jalan kakj atau naik kendaraan (saat itu onta) ?  Kata muridnya : yg paling afdol naik kendaraan. Jawab gurunya : itu salah. Kalo gitu jln kaki dong. Salah juga jawab gurunya. Tolong jelaskan pdku dan semoga Allah ridho kepadamu. Jawab gurunya : saat melempar jumroh di sunnahkan berhenti dan berdoa maka yg paling afdol

Adalah dg jalan kaki sehingga bisa berdoa dg maksimal. Dan kalau lempar jumroh yg tidak di syariatkan utk berhenti dan berdoa maka yg paling afdol adalah yg naik kendaraan.

Lalu setelah selesai membicarakan masalah agama, sang murid beranjak. Dan saat sampai di pintu rumahnya, sang guru wafat.

Sampai hari terakhir tetap semangat ibadah sampai akhir.

Karena pola hidup beliau adalah mencari ilmu maka hingga akhir hayatnya masih mengikuti polanya. Mencari ilmu.

Jangan pernah berhenti.

Istiqomah utk selesai sampai akhir itu berat. Kita harus berjuang-berjuang dan insya Allah kita diwafatkan husnul khotimah.

Obat saat sedang futur :

1. Berdoa. Baca dzikir pagi dan petang. Doa akan memberi energi yg luar biasa.

2. Menuntut ilmu. Membuat kita semangat.

3. Kalau punya akses dg ahli ilmu atau guru segera datangi beliau. Pengaruh orang sholeh itu bukan hanya nasehat atau arahannya. Bahkan hanya dg melihat saja sudah ada dampaknya.

4. Refreshing/ganti ke amal yg lain. Misal, lagi males baca Al Quran, ganti dg kajian, bantu orang, dan sunah yg lain.

Tips utk bisa menyelesaikan misi sampai akhir :

1. Jujur kepada Allah. 

2. Selalu minta pertolongan pada Allah. Jangan sendirian. Nabi didampingi dg para sahabat. Allah menolong dg 2 cara. Secara langsung dan melalui org yg beriman. Itulah fungsi sahabat yg soleh, sebagai jembatan pertolongan Allah. 

(Bersambung..)

Jaga kurva supaya naik pelan-pelan. Jangan langsung menukik. Itu bahaya. Kata para ulama barang siapa yg datangnya cepat akan hilang dg cepat. ilmu yg didapat sekaligus akan hilang sekaligus. Ilmu itu pelan-pelan. Kebaikan itu pelan-pelan.

Agar musibah Anda berpahala... Agar kesedihan Anda seakan tiada

Copy paste dari grup GTA. Semoga bermanfaat. Agar musibah Anda berpahala... Agar kesedihan Anda seakan tiada... ======= Seringkali seseorang...