Catatanku saat kajian tafsir di masjid Darussalam GTA, tgl 20 Februari 2019
- وَهُوَ الْغَفُوْرُ الْوَدُوْدُۙ wa huwal-gafụrul-wadụdDan Dialah Yang Maha Pengampun, Maha Pengasih,
Perbedaan ghofir, ghofur, dan ghofar.
Ghofir : Allah Subhanahu wa Ta'ala Maha Pengampun
Ghofur : Allah Subhanahu wa Ta'ala yang sering memberikan ampunan
Ghofar : Allah Subhanahu wa Ta'ala yang ampunannya besar sekali.
Mengapa sampai ada 3 nama Allah Subhanahu wa Ta'ala untuk kata Maha Pengampun ?
Karena orang yang bernaksiat ada 3 golongan.
1. Orang yang bermaksiat sekali kemudian bertobat ----> diampuni dengan sifat Allah Subhanahu wa Ta'ala yang ghofir.
2. Orang yang sering bermaksiat kemudian taubat, maksiat lagi, taubat lagi ----> diampuni Allah Subhanahu wa Ta'ala dengan sifat Allah yang ghofur.
3. Orang yang maksiatnya besar sekali, kemudian dia bertobat membawa dosa maksiat yang besar, maka Allah memberi ampunan yang sangat besar ----> diampuni dengan sifat Allah Subhanahu wa Ta'ala yang ghofar.
عَنْ أَنَسِ بنِ مَالِكٍ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُ ، قَالَ : سَمِعْتُ رَسُوْلَ اللهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَقُوْلُ : (( قَالَ اللهُ تَبَارَكَ وَ تَعَالَـى : يَا ابْنَ آدَمَ ، إنَّكَ مَا دَعَوْتَنِيْ وَرَجَوْتَنِيْ غَفَرْتُ لَكَ عَلَى مَا كَانَ فِيْكَ وَلَا أُبَالِيْ ، يَا ابْنَ آدَمَ لَوْ بَلَغَتْ ذُنُوبُكَ عَنَانَ السَّمَاءِ ، ثُمَّ اسْتَغفَرْتَنِيْ ، غَفَرْتُ لَكَ وَلَا أُبَالِيْ ، يَا ابْنَ آدَمَ إِنَّكَ لَوْ أَتَيْتَنِيْ بِقُرَابِ الْأَرْضِ خَطَايَا ، ثُمَّ لَقِيتَنيْ لَا تُشْرِكُ بِيْ شَيْئًا ، لَأَتَيْتُكَ بِقُرَابهَا مَغْفِرَةً )).
Dari Anas bin Mâlik Radhiyallahu anhu ia berkata, “Aku mendengar Rasûlullâh Shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, ‘Allâh Azza wa Jalla berfirman, ‘Hai anak Adam! Sesungguhnya selama engkau berdo’a dan berharap hanya kepada-Ku, niscaya Aku mengampuni dosa-dosa yang telah engkau lakukan dan Aku tidak peduli. Wahai anak Adam ! Seandainya dosa-dosamu setinggi langit, kemudian engkau minta ampunan kepada-Ku, niscaya Aku mengampunimu dan Aku tidak peduli. Wahai anak Adam ! Jika engkau datang kepadaku dengan membawa dosa-dosa yang hampir memenuhi bumi kemudian engkau bertemu dengan-Ku dalam keadaan tidak mempersekutukan-Ku dengan sesuatu pun, niscaya Aku datang kepadamu dengan memberikan ampunan sepenuh bumi.” [HR. at-Tirmidzi, dan beliau berkata: Hadits ini hasan shahih].
Read more https://almanhaj.or.id/3611-keluasan-ampunan-allah-subhanahu-wa-taala-yang-maha-luas.html
No comments:
Post a Comment