Friday, 8 March 2019

Catatan Liqo 1 Maret 2019 oleh Mbak Elsye


PENTINGNYA NIAT
Manusia menjadi mulia karena diajarkan Al-Qur'an. Salah satu anjuran kita menghafal Al-Quran adalah supaya kita terus ada interaksi dengan Al-Quran. Untuk menghafal Al-Quran maka harus terus menjaga hafalannya dengan muroja’ah. Kita dianjurkan untuk mempunyai niat menghafalkan Al-Quran 30 juz. Mudah-mudahan Allah SWT mencatat niat kita itu.
Kisah Zulzuzain, orang yang hanya mempunyai 2 helai pakaian yaitu pakaian perang dan pakaian sehari2. Namun sahabat Rasulullah SAW itu menjaga kehormatannya dengan tidak meminta-minta.
Perang Tabuk (melawan Romawi) merupakan perang yang sulit karena terjadi pada saat musim panas dan menjelang panen (godaan/ujian keimanan). Perang Tabuk juga dikenal sebagai perang terakhir Nabi Muhammad SAW sebelum meninggal. Perang ini terjadi sekitar bulan Rajab tahun 9 H. Rasul baru kembali dari perang pada 26 Ramadhan. Perang berlokasi di sebuah kota yang terletak di antara lembah al-Qura dan Syam, jarak antara Tabuk dan Madinah mencapai 778 kilo meter. Zulzulzain minta kepada Rasulullah SAW untuk didoakan sebagai syuhada (mati syahid) yang bukan karena tebasan pedang.
Dalam beberapa saat terkumpul 30.000 pasukan kaum muslimin. Mereka adalah para pejuang-pejuang Islam yang ingin menunjukkan kejujuran iman mereka. Bilangan tersebut adalah jumlah pasukan terbesar yang pernah ada dalam sejarah perjuangan Nabi -shollallohu ‘alaihi wa sallam-. Mendengar persiapan dan kekuatan pasukan kaum muslimin yang langsung di pimpin oleh Rasulullah Muhammad -shollallohu ‘alaihi wa sallam-, pasukan kafir Romawi akhirnya urung untuk menyerang Madinah dan mereka berbalik mundur. Perang Tabuk tidak jadi. 
Zulzuzain sakit dalam perjalanan dan wafat setibanya di Tabuk. Rasulullah yang mengurus jenazahnya dan mendoakan. Pesan dari kisah ini adalah ketika niat kita sudah Lillahi ta'ala...Allah SWT sudah mencatatnya.  Yang di maksud niat di sini adalah sudah ada persiapan dan sudah ada tindakan. Misalnya niat dalam sholat, dilakukan pada awal mendirikan sholat, sudah ada tindakan seperti wudhu, menutup aurat, dll. Jadi niat bukan angan2 saja.
Read more:

KISAH NABI IBRAHIM A.S
Nabi Ibrahim A.S adalah nabi ke-enam. Ia diutus oleh Allah SWT untuk berdakwah di negeri Babylonia. Pada masa itu, Babylonia dipertintah oleh raja Namrud. Namrud adalah seorang raja yang kejam. Selama hidupnya, Nabi Ibrahim berpindah-pindah dalam berdakwah. Mulai dari Babylonia, Palestina, Mesir, dan kembali lagi ke Palestina. Nabi Ibrahim wafat di Hebron, Palestina.     
Selama masa dakwahnya yang beriman cuma 2 orang yaitu Sarah (yang kemudian menjadi istrinya) dan Luth (kemenakan Nabi Ibrahim, yang kemudian juga menjadi Nabi).
Di Mesir, Nabi Ibrahim menikah dengan Hajar dan mempunyai anak - Ismail. Allah menaikkan derajat Nabi Ibrahim dengan memilihnya sebagai kesayanganNya (QS. An-Nisa 4: 125) dan Nabi Ibrahim menjadi kakek para Nabi (QS. Al-Hajj 22:78).

An Nisa : 125

وَمَنْ أَحْسَنُ دِينًا مِّمَّنْ أَسْلَمَ وَجْهَهُۥ لِلَّهِ وَهُوَ مُحْسِنٌ وَٱتَّبَعَ مِلَّةَ إِبْرَٰهِيمَ حَنِيفًا وَٱتَّخَذَ ٱللَّهُ إِبْرَٰهِيمَ خَلِيلًا
Dan siapakah yang lebih baik agamanya dari pada orang yang ikhlas menyerahkan dirinya kepada Allah, sedang diapun mengerjakan kebaikan, dan ia mengikuti agama Ibrahim yang lurus? Dan Allah mengambil Ibrahim menjadi kesayangan-Nya.

https://islamedia.web.id/quran/an-nisa-ayat-125/

Al Hajj : 78

وَجَٰهِدُوا۟ فِى ٱللَّهِ حَقَّ جِهَادِهِۦ هُوَ ٱجْتَبَىٰكُمْ وَمَا جَعَلَ عَلَيْكُمْ فِى ٱلدِّينِ مِنْ حَرَجٍ مِّلَّةَ أَبِيكُمْ إِبْرَٰهِيمَ هُوَ سَمَّىٰكُمُ ٱلْمُسْلِمِينَ مِن قَبْلُ وَفِى هَٰذَا لِيَكُونَ ٱلرَّسُولُ شَهِيدًا عَلَيْكُمْ وَتَكُونُوا۟ شُهَدَآءَ عَلَى ٱلنَّاسِ فَأَقِيمُوا۟ ٱلصَّلَوٰةَ وَءَاتُوا۟ ٱلزَّكَوٰةَ وَٱعْتَصِمُوا۟ بِٱللَّهِ هُوَ مَوْلَىٰكُمْ فَنِعْمَ ٱلْمَوْلَىٰ وَنِعْمَ ٱلنَّصِيرُ
Dan berjihadlah kamu pada jalan Allah dengan jihad yang sebenar-benarnya. Dia telah memilih kamu dan Dia sekali-kali tidak menjadikan untuk kamu dalam agama suatu kesempitan. (Ikutilah) agama orang tuamu Ibrahim. Dia (Allah) telah menamai kamu sekalian orang-orang muslim dari dahulu, dan (begitu pula) dalam (Al Quran) ini, supaya Rasul itu menjadi saksi atas dirimu dan supaya kamu semua menjadi saksi atas segenap manusia, maka dirikanlah sembahyang, tunaikanlah zakat dan berpeganglah kamu pada tali Allah. Dia adalah Pelindungmu, maka Dialah sebaik-baik Pelindung dan sebaik-baik Penolong.

Read more:
·             https://id.wikipedia.org/wiki/Ibrahim
·             https://www.kuwaluhan.com/2018/02/kumpulan-mukjizat-nabi-ibrahim-as-dalam.html


KISAH NABI MUSA A.S
Musa ‘alaihis salam adalah nabi paling mulia di kalangan Bani Israil. Beliau bergelar kalimullah – orang yang diajak bicara langsung oleh Allah di dunia. Dan beliau termasuk salah satu nabi ulul azmi. Dalam Al-Quran, perjalanan beliau paling banyak disebutkan  oleh Allah, setelah Nabi Muhammad shallallahu ‘alaihi wa sallam. Sebagian yang menghitung, nama beliau disebutkan sebanyak 136 kali dalam Al-Quran.
Ketika kisah Musa banyak disebutkan dalam Al-Quran, menunjukkan bahwa Allah menghendaki agar kita banyak merenungkan perjalanan hidupnya. Mengambil pelajaran tentang bagaimana ujian berat yang dialami Musa. Dari mulai menghadapi Firaun, hingga menghadapi Bani Israil yang keras kepala. Firman Allah SWT di QS Al-Ahzab (33:69)“Wahai orang-orang yang beriman! Janganlah kamu seperti orang-orang yang menyakiti Musa, maka Allah membersihkannya dari tuduhan-tuduhan yang mereka lontarkan. Dan dia seorang yang mempunyai kedudukan terhormat di sisi Allah”.
Ujian yang dialami Musa adalah ujian menjalani hidup di tengah masyarakat. Bukan ujian kemiskinan, ujian sakit, atau musibah bencana alam. Yang ujian ini, sangat mirip dengan apa yang akan dialami Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam dan kaum muslimin yang menjadi umatnya.
Laut merah terbelah menjadi 12 bagian (sama dengan 12 suku bani israil). Kaumnya melihat mukjizat Nabi Musa dengan tongkatnya yang berubah menjadi ular besar dan membelah laut merah tapi kaumnya tetap tidak mau beriman dan minta diperlihatkan Allah SWT. Allah SWT murka dan menurunkan petir, mereka mati dan dihidupkan kembali. Kaumnya juga tetap tidak puas dengan makanan yang diberikan Allah SWT. QS Al Baqarah (2:61).
Perbandingan kaum Musa AS dan kaum Muhammad SAW ada di QS. 5:20-26 dan QS. 33:22-23

Nabi Musa pernah diperintahkan untuk bermunajat selama 40 malam. Ada yang bernama Samiri mengumpulkan seluruh perhiasan emas yang kemudian dilebur dan dijadikan patung anak sapi. (QS. Al-Ahzab 33: 22-23)
Musa di gambarkan dalam Al-Qur'an sebagai seorang yang kelu lidahnya (cedal), karena pernah memakan bara api kedalam mulutnya. Sehingga intonasi atau ucapannya tidak jelas. Maka Nabi Musa memohon kepada Allah untuk didampingi oleh Harun – adik kandungnya yang juga diangkat menjadi nabi.

Al Baqarah : 61

وَإِذْ قُلْتُمْ يَٰمُوسَىٰ لَن نَّصْبِرَ عَلَىٰ طَعَامٍ وَٰحِدٍ فَٱدْعُ لَنَا رَبَّكَ يُخْرِجْ لَنَا مِمَّا تُنۢبِتُ ٱلْأَرْضُ مِنۢ بَقْلِهَا وَقِثَّآئِهَا وَفُومِهَا وَعَدَسِهَا وَبَصَلِهَا قَالَ أَتَسْتَبْدِلُونَ ٱلَّذِى هُوَ أَدْنَىٰ بِٱلَّذِى هُوَ خَيْرٌ ٱهْبِطُوا۟ مِصْرًا فَإِنَّ لَكُم مَّا سَأَلْتُمْ وَضُرِبَتْ عَلَيْهِمُ ٱلذِّلَّةُ وَٱلْمَسْكَنَةُ وَبَآءُو بِغَضَبٍ مِّنَ ٱللَّهِ ذَٰلِكَ بِأَنَّهُمْ كَانُوا۟ يَكْفُرُونَ بِـَٔايَٰتِ ٱللَّهِ وَيَقْتُلُونَ ٱلنَّبِيِّۦنَ بِغَيْرِ ٱلْحَقِّ ذَٰلِكَ بِمَا عَصَوا۟ وَّكَانُوا۟ يَعْتَدُونَ
Dan (ingatlah), ketika kamu berkata: Hai Musa, kami tidak bisa sabar (tahan) dengan satu macam makanan saja. Sebab itu mohonkanlah untuk kami kepada Tuhanmu, agar Dia mengeluarkan bagi kami dari apa yang ditumbuhkan bumi, yaitu sayur-mayurnya, ketimunnya, bawang putihnya, kacang adasnya, dan bawang merahnya. Musa berkata: Maukah kamu mengambil yang rendah sebagai pengganti yang lebih baik? Pergilah kamu ke suatu kota, pasti kamu memperoleh apa yang kamu minta. Lalu ditimpahkanlah kepada mereka nista dan kehinaan, serta mereka mendapat kemurkaan dari Allah. Hal itu (terjadi) karena mereka selalu mengingkari ayat-ayat Allah dan membunuh para Nabi yang memang tidak dibenarkan. Demikian itu (terjadi) karena mereka selalu berbuat durhaka dan melampaui batas.






Read more:
·             https://id.wikipedia.org/wiki/Mukjizat_Musa
·             https://www.youtube.com/watch?v=-NzSegSkj10


NABI ISA A.S
Nabi Isa di utus pada kaum bani israil yang seharusnya memegang kitab Taurat - sudah ada Baitul Maqdis. Pada saat itu lebih banyak pendeta daripada jemaah. Pendeta-pendeta mengumpulkan harta dari jemaah karena jemaah banyak melakukan pelanggaran yang disetujui pendeta.
Ajaran Taurat : kalau di pukul pipi kanan pukul juga pipi kanannya. Tapi kalau yang di pukul orang yang berkuasa maka boleh menghancurkan rumahnya. Kalau orang berkuasa memukul pipi kanan orang miskin maka balasannya memukul pipi kanan juga dengan rasa dendam. Jadi hukum qisash masih dijalankan tapi sudah diselewengkan.
Nabi Isa akan diturunkan kembali di menara putih – Damaskus, Siria.
Mukjizat Nabi Isa AS: 
·            Al-Maidah (5): 110-111
·            Ali Imran (3):49

Read more:
·             https://id.wikipedia.org/wiki/Isa

No comments:

Post a Comment

Agar musibah Anda berpahala... Agar kesedihan Anda seakan tiada

Copy paste dari grup GTA. Semoga bermanfaat. Agar musibah Anda berpahala... Agar kesedihan Anda seakan tiada... ======= Seringkali seseorang...