Pada suatu masa ketika Rasulullah meng-ila' istri beliau, dan Rasulullah mendirikan tenda dalam masjid, Abu Bakar (atau Umar ya cmiiw, kemarin asyik mendengarkan cerita jadi gak mencatat, ihiks) minta ijin masuk. Hingga 3 kali tidak di ijinkan, akhirnya Abu bakar berkata bahwa dia hanya ingin mengucapkan Assalamu'alaikum kepada Rasulullah.
Ada lagi kisah yang lain. Rasulullah pernah berkunjung ke salah satu rumah sahabat dan mengucapkan salam Assalamu'alaikum, karena tidak mendengar jawaban dari dalam rumah (padahal sebetulnya di dalam rumah itu ada orangnya) Rasulullah sampai mengulang 3 kali. Begitu 3 kali tidak dijawab salamnya, maka adabnya adalah meninggalkan rumah. Maka Rasulullah beranjak meninggalkan rumah. Saat Rasulullah berjalan untuk meninggalkan rumah, sahabat yang ada di dalam rumah langsung lari keluar rumah dan mengejar dan kemudian menjelaskan bahwa dia sudah menjawab salam dari Rasulullah, tetapi dengan suara yang pelan. "Karena kalau kau sudah mendengar balasan dariku sejak salam yang pertama, maka doa keselamatan untukku hanya sampai di situ saja ya Rasulullah"
Masya Allah, mendengarkan cerita itu kemarin, kok aku jadi terharu, antara sedih dan senang. Senang karena ternyata "hanya" ucapan salam itu mengandung doa yang dahsyat.
Assalamu'alaikum warahmatullahi wabarakatuh: Semoga keselamatan dan rahmat Allah serta keberkahanNya terlimpah kepada kalian.
Sedih karena aku sering meremehkan ucapan salam itu
Astaghfirullah...
Dan, kalau dihubungkan dengan 2 cerita di atas, para sahabat sering mengucapkan salam, terutama kepada Rasulullah, karena salam itu adalah doa dan doa Rasulullah dikabulkan Allah SWT.
Wa'alaikumsalam warahmarullahi wabarakatuh: Dan semoga keselamatan dan rahmat Allah serta keberkahanNya terlimpah juga kepada kalian.
Catatan : aku ambil dari fb-ku, merupakan catatan sedikit dari kajian tafsir setiap Rabu di masjid GTA.
No comments:
Post a Comment