Friday, 21 September 2018

Kenikmatan Dari Allah Subhanallahu Wata'ala

1. Nikmat penciptaan.

Nikmat terbesar yang diberikan kepada kita adalah jadinya kita. Dari sekian juta nutfah yang terpancar, hanya 1 yang bertemu dengan sel telur dan menjadi KITA. 

Jadinya KITA seperti ini adalah hal yang harus kita syukuri, seperti yang ada pada Al Baqarah 21.

Al Baqarah 21

يَا أَيُّهَا النَّاسُ اعْبُدُوا رَبَّكُمُ الَّذِي خَلَقَكُمْ وَالَّذِينَ مِنْ قَبْلِكُمْ لَعَلَّكُمْ تَتَّقُونَ

Hai manusia, sembahlah Tuhanmu yang telah menciptakanmu dan orang-orang yang sebelummu, agar kamu bertakwa,



2. Nikmat takdir.

Nikmat ketentuan dari Allah Subhanallahu Wata'ala.
Allah Subhanallahu Wata'ala memberikan nama ADAM kepada manusia pertama, dan sejak saat itu kita diberi NAMA. Kalau tidak ada nama kita akan jadi nutfah binti nutfah binti nutfah.
Yang menentukan kita adalah Allah Subhanallahu Wata'ala, bukan orang tua, bukan pemimpin.
DI dalam takdir kita ada ilmu AllahSubhanallahu Wata'ala, ada cinta AllahSubhanallahu Wata'ala, ada kekuasaan AllahSubhanallahu Wata'ala, ada kebesaran AllahSubhanallahu Wata'ala.
Oleh karena itu nikmati dan syukuri ketetapan AllahSubhanallahu Wata'ala yang diberikan kepada kita.

3. Nikmat dimudahkannya jalan.

a. Jalan hidup
b. jalan keluar.

A. Jalan hidup.
di dalam rahim, dalam kondisi seperti itu, kita dimudahkan untuk hidup. 
catatan saya : pernah belajar embriologi dan takjub melihat luar biasanya proses terjadinya manusia sejak terjadi pembuahan hingga jadi bentuk manusia. Dari sel terkecil dan sel terbesar, terjadi proses mitosis yang belum tahu akan jadi apa, dengan kekuasaan Allah Subhanallahu Wata'ala terjadilah bentuk manusia, di dalam rahim. Yang di dalamnya penuh dengan air ketuban dan kita masih bisa hidup...

B. Jalan keluar.
Ada beberapa jalan keluar yang akan kita jalani.
1. Nutfah yang keluar terpancar dan menjadi janin di dalam rahim.
2. Nutfah yang keluar dari rahim dalam bentuk janin.
3. Keluar dari alam dunia masuk ke alam kubur
4. Keluar dari alam kubur untuk menuju ke alam akhirat


4. Nikmat kematian.

Kematian adalah nikmat, karena orang yang mati akan lupa dengan rasa enak dan pahit di dunia.
Saat di dunia senang, maka saat mati kita akan lupa.
Saat di dunia mengalami kepahitan, saat mati kita akan lupa.
Oleh karena itu apabila mendapatkan manis kita syukuri, apabila pahit kita harus bersabar.
Bayangkan apabila tidak ada kematian, kita bisa jadi merawat puluhan generasi di atas kita yang masih hidup, maka hidup kita akan di sibukkan dengan merawat mereka (generasi di atas kita itu) dan tidak bisa beribadah.

Nasehat ustad Herfi, kalau ingin sabar ada 3 huruf obatnya. B E N.
Ben... biarin aja :)

Serius ini ustad-nya yang bilang seperti itu.
Kalau misalnya suami kita begini begitu, wis ben.
Kalau keadaan kita begini begitu, wis ben.
Kalau anak-anak kita begini begitu, ben.


5. Nikmat kubur.

Dikubur itu nikmat.
Dengan dikubur bau bangkai akan ditutupi. 
Dengan dikubur, aib fisik manusia terpendam, tidak terlihat.

6. Nikmat dibangkitkan kembali oleh Allah Subhanallahu Wata'ala

Di dunia ini Allah Subhanallahu Wata'ala memberi kepada orang yang dicintai-Nya dan yang tidak dicintai-Nya, tetapi di akhirat Allah Subhanallahu Wata'ala hanya memberi kepada orang-orang yang dicinti-Nya, yaitu orang yang ber-iman.

Balasan ibadah kita selama di dunia akan kita terima di akhirta kelak.

Catatan kaki :
Tulisan di atas adalah salinan coretan catatan saat kajian tafsir di masjid sementara Darussalam di GTA tgl 19-9-2018. Lebih dan kurangnya mohon maaf, bisa colek saya kalau saya nulis atau memahaminya salah.
Catatan ini adalah rangkaian saat membahas surat Abasa surat ke 80.




No comments:

Post a Comment

Agar musibah Anda berpahala... Agar kesedihan Anda seakan tiada

Copy paste dari grup GTA. Semoga bermanfaat. Agar musibah Anda berpahala... Agar kesedihan Anda seakan tiada... ======= Seringkali seseorang...