Sunday, 1 March 2020

Tafsir QS. AlQiyamah ayat 36

Tafsir QS. AlQiyamah ayat 36
Ust. Herfi 
Rabu, 26 Feb 2020
Dalam rangka mengkaji ayat Alquran menjadi sebab kemuliaan, kebaikan hidup kita. Mudah mudahan Allah mengkaruniakan ilmu yg bermanfaat, takut kepada Allah bukan merasa tinggi di hadapan makhluk Allah.
Kita doakan saudara muslim kita, mendapat ujian sakit, semoga Allah tinggikan derajatnya, segera Allah berikan kesembuhan, mengganti apa yg telah hilang dg ganti yg lebih baik.
Mudah mudahan semangat kita untuk datang ke tempat ini, dibangga banggakan oleh malaikat. Dalam hal apakah malaikat yg ada di langit berbincang-bincang, iri kepada manusia yg ada di bumi, dalam hal apakah malaikat itu berebut amal untuk menggungguli manusia. Waktu itu Rasulullah ada di alam langit pertama, alam yg ada di atas langit, melihat malaikat ramai membicarakan keiriannya, berebut amal, salah satu amal yg paling banyak diperebutkan, amal yg membuat mereka iri (Ghibtah), yaitu : *LANGKAH KAKI YANG SANGAT BANYAK SEKALI MENUJU MASJID.* Tidak hanya untuk laki-laki, wanita boleh, seperti ke majelis ilmu di masjid. Langkah kaki yg menuju masjid paling banyak dibicarakan oleh para malaikat
Tafsir QS. AlQiyamah :
🍑Ayat 36
"Apakah manusia mengira, dia akan dibiarkan begitu saja tanpa pertanggungjawaban"
*Kita kaitkan ayat 36 dengan ayat ke 3* pertanyaannya sama, apakah manusia mengira bahwa Kami tidak akan mengumpulkan kembali tulang belulangnya. Dua pertanyaan ini saling berkaitan dan nanti akan dijawab oleh Allah setelah ayat berikutnya, kisah asal mula manusia, manusia tidak dibiarkan begitu saja, ada aturan yg mengatur kehidupan manusia. 
Al Imam Albiqo'i menulis tafsir Addhurar, (di antara kitab tafsir dalam mengkaji keterkaitan antar ayat, beliau konsisten, sehingga kita faham urutan)untaian mutiara yg membahas keterkaitan antar ayat. Tanya jawab di dalam Alquran ini sangat indah, bahkan, bisa mengasah kecerdasan kita, Quran tidak menjawab iya dan tidak. Karena iya atau tidak, jawaban yg tidak mengajak penanya untuk berpikir. Quran itu mengajak penanya untuk berpikir. Quran punya keunikan untuk menjawab. Quran dg pendekatan luar biasa, menjawab dg jawaban mengajak penanya untuk berpikir. Padahal penanyanya orang yang tidak beriman. 
Jika kita tidak merenung dan mengaitkan, kita akan susah untuk menemukan keterkaitan temanya dari ayat 36 dan setelahnya
Apakah manusia itu menduga, menduga itu tidak memakai ilmu. Kalau pakai ilmu, itu iman dan sumbernya dari wahyu. Hidup di dunia ada aturan Allah yg harus kita taati, tapi karena kita mengimani di dalam Alquran, Allah menyampaikannya di Alquran
Pengetahuan berdasarkan waktu itu dinamakan iman.
Kita ga pernah melihat, kecuali nabi Ibrahim ditampakkan oleh Allah, empat ekor burung yg terpisah semua bagian tubuhnya, kembali utuh seperti sedia kala, sedangkan kita tidak tahu, tapi kita meyakini, bahwa setelah kehidupan di dunia kita akan hidup, tahu hal ini dari wahyu. 
Manusia yg diceritakan ayat 36 adalah manusia yang menduga, tidak ada dasar data dan ilmu. Hanya dugaan-dugaan. Menduga tidak menggunakan ilmu = tidak tahu = bodoh. Orang yg tidak beriman hanya menduga. Apa yang mendasari dugaannya? Kenapa orang yg tidak beriman menduga bahwa manusia tidak dibangkitkan setelah mati? Orang kafir menduga dia hidup bebas dan tidak dibangkitkan, yg melandasi dugaan seperti itu ada dua hal, dua duanya dijawab di QS AlQiyamah ayat 37 - 40. Dugaan dari ayat 3 dan 36 sumber dugaannya ada dua, dari rangkaian ini : menduga : tidak penggunaan ilmu - tidak tahu - bodoh
Kenapa Rasulullah menyebut Amr bin Hisyam, laki laki yg sangat pintar di tengah kaum Quraisy tapi oleh Nabi disebut Abu Jahal, bapaknya kebodohan. Abu Jahal itu adalah orang yg banyak menyampaikan sesuatu berdasar dugaan.
Dua alasan yg melandasi dugaan Abu Jahal : 
1. Tidak tahu hikmah penciptaan dunia dan akhirat, sehingga Allah kasih tahu di ayat 37. Kenapa harus ada aturan Allah yg mengatur manusia dan kehidupan setelahnya. Kita itu melakukan sesuatu itu ada tujuan, jika ada orang melakukan sesuatu tidak punya tujuan, orang tersebut uangnya banyak, membangun gedung 12 lantai, jika ditanya, buat apa? Saya anggurin, hanya ingin membangun tidak ada tujuan menyewakan, maka otak kita akan menilai orang tersebut hanya melakukan kesia siaan.
Manusia melakukan sesuatu tanpa tujuan, itu dianggap ga lazim. Contoh, membangun rumah, tapi digunakan untuk melihara sapi, (tujuannya salah)
*Jika mustahil orang melakukan sesuatu tanpa tujuan, maka Allah pun mustahil menciptakan manusia tanpa tujuan.*
Allah yang Maha Bijaksana pasti lebih pintar dari manusia, Allah menciptakan sesuatu itu ada tujuannya. 
Adanya sesuatu itu karena adanya tujuan
Ada satu pemberian yg tidak Allah berikan kepada makhluk lain yaitu akal. Sehingga akal inilah yg menjadi tempat syariat ini berjalan.
Akal bukan sekadar mencari makan dan minum, ini tidak memakai akal, tapi insting. Akal jangan digunakan untuk mencari uang, tapi menggunakan insting atau dorongan
Akal digunakan dalam proses mencari uang
Untuk ingin kaya tidak perlu memakai akal, tapi bagaimana cara bekerja agar diridhoi Allah gunakanlah akal
Syariat Allah ada pada akal kita, sehingga mustahil Allah memberikan akal kepada manusia, kemudian tidak menciptakan aturan akal berinteraksi dg aturan tersebut. Beruntungnya orang yg dirinya dikuasai oleh akalnya bukan dirinya. Akal berasal dari aklun, kata Abu Bakar, ketika ada orang yg mau salat tapi tidak mau bayar zakat, Andai orang yg tidak mau membayar zakat memberikan tali kekang kuda, kuda tidak punta akal, sehingga kuda diatur oleh tali itu. Manusia tidak perlu ditarik, yg perlu pakai tali kekang itu hanya binatang. Antara tali kekang dg kuda, supaya kuda ini larinya sesuai tujuan, akal kita sesuai tujuan yang Allah tetapkan. 
2. Mereka tidak tahu Kemaha Kuasaan Allah, apakah manusia itu menduga tulang belulangnya tidak dikumpulkan? Bagi yg tidak meyukininya, muncul dua pertanyaan, mereka menduga karena mereka tidak tahu Maha Kuasanya Allah, bagaimana cara mereka berpikir bagaimana tulang belulang terpisah bisa dikumpulkan? Bagaimana memisahkan tulang dan daging dengan tanah? 
Orang yg tidak beriman di hari akhir, berpikirnya seperti itu. Ini akan dijawab di ayat ke 39
🍑Ayat 37
"Bukankah dia mulanya hanya setetes mani yang ditumpahkan (ke dalam rahim)"
Kita bayangkan yg dipancarkan kalau dalam bahasa Arab, nutfah dipancarkan posisinya pasif karena sebenarnya bukan nutfah itu yg ingin keluar tapi yg punya nutfah yang mengeluarkan. Bisakah pemilik nutfah itu mengeluarkan? Tidak bisa, harus punya keinginan yang tinggi, syahwat, bukankah keinginan yg tinggi itu punya tujuan? (Keinginan itu punya tujuan, misal ingin memiliki keturunan)
🍑Ayat 38
"Kemudian mani itu menjadi sesuatu yang melekat, lalu Allah menciptakannya dan menyempurnakannya
🍑Ayat 39
"Lalu Dia menjadikan darinya sepasang laki-laki dan perempuan"
Allah menjadikan dari sperma itu dua pasang laki laki dan perempuan. Kata minhu, berasal dari nutfah yg dipancarkan yaitu laki laki, sehingga para ulama mengatakan jenis kelamin ditentukan oleh nutfah laki laki. 
Orang kafir berpikir bagaimana memisahkan tulang yg terpisah dari tanah, jawabannya pada ayat 39, jumlah sperma yang kecil, kemudian menjadi bayi. Tidak susah bagi Allah antara tulang dg tanah
🍑Ayat 40
"Bukankah (Allah yang berbuat)demikian berkuasa (pula)menghidupkan (orang mati)
Pertanyaan : 
1. Bagaimana dg kondisi seseorang yg bererinteraksi dg wahyu, memiliki pemahaman wahyu yg tinggi, tapi dia tidak bisa mengaplikasikannya dalam kehidupan? 
Jawaban : 
Alquran itu memberikan bahan renungan untuk sampai pada kesimpulan, sehingga kita tidak terjebak kepada orang yg mendewakan akalnya dan memaksa untuk memenuhi keinginan keinginannya.
Kita tahu kebenaran hasil dari berpikirnya kita lewat bahan pemikiran Alquran, bukan kita tahu kebenaran berasal dari doktrin dan menjadikan Alquran tunduk terhadap hawa nafsu kita. 
Seorang ahli ilmu boleh menunjukkan dirinya jika masyarakat tidak tahu dia ahli ilmu. Tapi jika orang sudah tahu dia ahli ilmu, tidak boleh dia mengekspos dirinya
♡ miya ♡

Saturday, 1 February 2020

Doa Orang Tua Agar Anak Menjadi Sholeh Dan Sholehah

Doa Orang Tua Agar Anak Menjadi Sholeh Dan Sholehah

1. Doa Nabi Zakaria

رَبِّ هَبۡ لِي مِن لَّدُنكَ ذُرِّيَّةٗ طَيِّبَةًۖ إِنَّكَ سَمِيعُ ٱلدُّعَآءِ

(Robbiy habliy mil ladunka dzurriyyatan thoyyibatan innaka sami’ud du’a’)

“Ya Tuhanku, berilah aku dari sisi Engkau seorang anak yang baik. Sesungguhnya Engkau Maha Pendengar doa" (Qs.ali-imran : 38)

2. Doa Nabi Ibrahim

رَبِّ ٱجۡعَلۡنِي مُقِيمَ ٱلصَّلَوٰةِ وَمِن ذُرِّيَّتِيۚ رَبَّنَا وَتَقَبَّلۡ دُعَآءِ

(Robbij’alniy muqimash sholati wa min dzurriyyati robbana wa taqobbal du’a’)

“Ya Tuhanku, jadikanlah aku dan anak cucuku orang-orang yang tetap mendirikan shalat, ya Tuhan kami, perkenankanlah doaku" (Qs.Ibrahim : 40)

3. Doa Agar Anak Beriman Dan Bertakwa

رَبَّنَا هَبۡ لَنَا مِنۡ أَزۡوَٰجِنَا وَذُرِّيَّٰتِنَا قُرَّةَ أَعۡيُنٖ وَٱجۡعَلۡنَا لِلۡمُتَّقِينَ إِمَامًا

(Robbana hablana min azwajina wa dzurriyyatina qurrota a’yun waj ‘alna lil muttaqiina imama)

“Ya Tuhan kami, anugrahkanlah kepada kami isteri-isteri kami dan keturunan kami sebagai penyenang hati (kami), dan jadikanlah kami imam bagi orang-orang yang bertakwa" (Qs.al-Furqon : 74)

4. Doa Agar Anak Menjadi Sholeh Dan Sholehah

اَللَّهُمَّ اجْعَلْ أَوْلَادَنَا أَوْلَادًا صَالِحِيْنَ حَافِظِيْنَ لِلْقُرْآنِ وَالسُّنَّةِ فُقَهَاءَ فِى الدِّيْنِ مُبَارَكًا حَيَاتُهُمْ فِى الدُّنْيَا وَاْلآخِرَةِ

(Allahummaj ‘al awladana awladan sholihiin haafizhiina lil qur’ani wa sunnati fuqoha fid diin mubarokan hayatuhum fid dun-ya wal akhirah)

“Ya Allah, jadikanlah anak-anak kami anak yang sholih sholihah, orang-orang yang hafal Al-Qur’an dan Sunnah, orang-orang yang faham dalam agama dibarokahi kehidupan mereka didunia dan di akhirat”

5. Doa Agar Anak Berbakti Kepada Orang Tua

اَللَّهُمَّ بَارِكْ لِي فِي أَوْلَادِي وَلَا تَضُرَّهُمْ وَوَفِّقْهُمْ لِطَاعَتِكَ وَارْزُقْنِي بِرَّهُمْ

(Allahumma barikliy fii awladiy, wa la tadhurruhum, wa waf fiqhum li tho’atik, war zuqniy birrohum)

“Ya Allah berilah barokah untuk hamba pada anak-anak hamba, janganlah Engkau timpakan mara bahaya kepada mereka, berilah mereka taufik untuk taat kepadaMu dan karuniakanlah hamba rejeki berupa bakti mereka”.

6. Doa Agar Anak Menjadi Pintar

اَللَّهُمَّ امْلَأْ قُلُوْبَ أَوْلَادِنَا نُوْرًا وَحِكْمَةً وَأَهْلِهِمْ لِقَبُوْلِ نِعْمَةٍ وَاَصْلِحْهُمْ وَاَصْلِحْ بِهِمُ الْأُمَّةَ

(Allaahummam-la’ quluuba aulaadinaa nuuron wa hik-matan wa ahlihim liqobuuli ni’matin wa ashlih-hum wa ashlih bihimul ummah)

“Ya Allah, penuhilah hati anak-anak kami dengan cahaya dan hikmah, dan jadikan mereka hamba-hamba-Mu yang pantas menerima nikmat, dan perbaikilah diri mereka dan perbaiki pula umat ini melalui mereka.”

7. Doa Agar Anak Memiliki Pemahaman Agama Yang Benar

اَللَّهُمَّ فَقِّهْهُ فِى الدِّيْنِ وَعَلِّمْهُ التَّأْوِيْلَ

(Allahumma faqqih hu fid diini wa ‘allimhut ta’wiila)

“Ya Allah, berikanlah kefahaman baginya dalam urusan agama, dan ajarkanlah dia ta’wil (tafsir ayat-ayat al-Qur’an)" (HR.Bukhari)

8. Doa Agar Anak Sehat, Cerdas Dan Bermanfaat Ilmunya

اَللَّهُمَّ اجْعَلْهُ صَحِيْحًا كَامِلاً وَعَاقِلًا حَاذِقًا وَعَالِمًا عَامِلًا

(Allahummaj’alhu shohiihan kaamilan, wa ‘aqilan haadziqon, wa ‘aaliman ‘amilan)

“Ya Allah, jadikanlah ia anak yang sehat sempurna, berakal cerdas, dan berilmu lagi beramal"

9. Doa Agar Anak Diberikan Perlindungan Oleh Allah Swt

أُعِيْذُهُ بِكَلِمَاتِ اللَّهِ التَّامَّةِ مِنْ كُلِّ شَيْطَانٍ وَهَامَّةٍ وَمِنْ كُلِّ عَيْنٍ لَامَّةٍ

(U’iidzu hu bikalimaatillahit taammati min kulli syaithoniw wahaammatiw wamin kulli ‘ainil laammah)

“Aku memohon perlindungan baginya (sebut nama anak) dengan kalimat-kalimat Allah yang sempurna, dari semua godaan setan dan binatang pengganggu serta dari pandangan mata buruk". (HR. Abu Daud 3371, dan dishahihkan al-Albani, diriwayatkan pula oleh Bukhari dan Tirmidzi)
*Doa ini adalah doa yang pernah Rosulullah gunakan untuk mendoakan cucuknya Hasan dan Husein

10. Doa Agar Anak Mendapat Keberkahan

اللَّهُمَّ أَصْلِحْ لَنَا فِي أَئِمَّتِنَا وَجَمَاعَتِنَا وَأَهْلِنَا وَأَزْوَاجِنَا وَذُرِّيَّاتِنَا وَأَمْوَالِنَا وَفِيمَا رَزَقْتَنَا وَبَارِكْ لَنَا فِيهِمْ فِي الدُّنْيَا وَالْآخِرَةِ

(Allahumma ashlih lana fi aimmatina wa jamaa’atina wa ahlina wadzurriyyatina wa amwaalina wafiimaa razaqtana wa baariklana fiihim fid dunya wal aakhiroh)

“Ya Alloh perbaikilah untuk kami di dalam imam-imam kami, jama’ah kami, keluarga kami, istri-istri kami, anak-anak turun kami, harta-harta kami dan di dalam apa-apa (rizqi) yang engkau berikan kepada kami dan berilah kami kebarokahan dalam urusan mereka di dunia dan akhirat”

Wednesday, 22 January 2020

Rizki Pasti Datang

OASE FAJAR
Kamis, 23 Januari 2020
https://t.me/oasefajar

RIZKI PASTI DATANG

Gundah gulana? Kebanyakan penyebab galau gelisah kita bukan sedang memikirkan akhirat.

Tapi justru khawatir dengan rizki di dunia. Padahal bagian itu sudah ditetapkan. Dan tak akan luput meleset.

Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda,

إِنَّ الرِّزْقَ لَيَطْلُبُ الْعَبْدَ كَمَا يَطْلُبُهُ أَجَلُهُ

Sesungguhnya rizki akan mengejar seorang hamba seperti ajal mengejarnya. (Hasan, HR Ibnu Hibban: 1087, Ash-Shahihah: 952 al-Albani)

Berkata Ibnul Qayyim rahimahullah ta'ala,

Rizki dan ajal merupakan dua hal yang telah Allah jamin. Selama masih ada sisa ajal niscaya rizki pasti datang. (al-Fawaid)

Sahabatilmu
┈••✾•◆❀◆•✾••┈•┈┈••✾•◆❀◆•✾••┈

Tak Apa Lelah Asal Lillah

💡 *_PESAN POSITIF HARIAN_* 💡
_Edisi : Rabu, 22 Januari 2020_
=========

*TAK APA LELAH, ASALKAN LILLAH*

Lillah itu tak menghapus lelah, tetapi ia menjadikan segala payah berbuah kebaikan di jannah.

Maka jalan mendaki menuju Allah Ta'ala hendaklah ditempuh dengan kesabaran dan kesungguhan sebagai pengawal keikhlasan.
.
Maka penting mempelajari fiqh niat dengan sungguh² agar tak menyangka ikhlas itu yg ringan di hati. Padahal penakar ikhlas dan tidak bukan ringan atau beratnya di hati untuk mengerjakan.
.
Penting sekali memahami fiqh niat agar tak salah menilai saat berbuat, tak pula keliru saat akan memilih 'amal. Sesungguhnya ada perbuatan yg melelahkan dan ia membebaskan dari api neraka orang yg mau memperbuatnya semata karena Allah. Ia tak tampak gagah, tak disebut manusia, wujudnya berjaga dlm keadaan siaga dengan kewaspadaan tinggi. Ialah ribath.
.
Di antara yg menentukan kadar pahala umrah kita adalah lelah (نصب). Ia disebut pertama sebelum nafkah yg dikeluarkan untuk keperluan ibadah. Tetapi jika tidak Lillah, maka lelah itu sia² tak berpahala. Ini sekaligus menunjukkan bahwa menata niat dari awal itu sangat penting agar segala lelah justru menjadi penambah pahala, penguat kebaikan dan peninggi derajat. Jika tidak, lelah amat sangat, kesia-siaran yg didapat. Bahkan bersebab tak adanya niat Lillah, ahli sedekah pun dpt menjadi golongan orang yg pertama kali masuk neraka.
.
Karena itu, amatlah penting kita memahami lebih mendalam tentang fiqh niat, sebagaimana sangat penting kita belajar ridha terhadap segala ketentuan-Nya. Semoga setiap lelah dan payah kita menjadi penggugur dosa.
.
Nabi shallaLlahu ‘alaihi wa sallam bersabda, _“Tidaklah seorang muslim tertimpa suatu kelelahan, atau penyakit, atau kehawatiran, atau kesedihan, atau gangguan, bahkan duri yg melukainya melainkan Allah akan menghapus kesalahan²nya karenanya.” (HR. Bukhari & Muslim)_
.
Bagaimana dgn orang yg mudah lelah karena keadaan fisiknya sehingga capek sedikit membuatnya kelelahan? Jika ia ridha terhadap apa yg menimpanya, berupa keadaan yg membuatnya mudah lelah (semisal ada kelainan hormon), maka keadaan itu menjadi ladang kebaikan sekaligus penggugur dosa yg tak putus². Mudah lelah? Iya. Tetapi lelahnya itu menjadi kebaikan baginya.

✍🏻 Ustadz Mohammad Fauzil Adhim
_Reposted by :_ @pesanpositifharian

         •┈┈┈┈• ❀ 💫⭐💫 ❀ •┈┈┈┈•

*BOLEH DI-SHARE* tanpa menambah, mengurangi, dan mengubah konten serta menghilangkan sumbernya.
________
Follow akun IG @pesanpositifharian
Channel telegram https://t.me/pesanpositif
Join Grup FB Pesan Positif Harian
Gabung Grup WA :
📲 089666148616
(Simpan nomornya, Kirim via WA dengan format : Daftar#Nama#L/P#Kota).

Tuesday, 14 January 2020

Tafsir Al Qiyamah ayat 29


Tafsir Al Qiyamah ayat 29
Ust. Herfi
Rabu, 15 januari 2020
Malaikat yang berduyun-duyun datang membawa ruh orang beriman ke atas, ruh ketika dibuat rebutan malaikat, ruh menyaksikan, sehingga dia merasakan senang dan tenang. Akan muncul rasa bahagia karena kita diperlakukan seperti ini, seolah bertamu disambutnya luar biasa♥️

Makna ketiga (makna hakiki, pertemuan betis) : 
1. Betis orang yg meninggal dunia, dibungkus di kafan, 
2. Kerabat orang yg meninggal dunia. 
3. Malaikat yang berebut. Ini makna yang sebenarnya. 

Adapun makna majas, betis dikiaskan kondisi orang yg sangat takut dan bingung, dia sedang ada di hadapan dunia, ruhnya pun di dunia, dia merasakan rasa sakit yang tidak lazim, maka dia akan masuk ke satu alam yg tidak pernah dimasuki, asing, yaitu Alam Barzah,bukti ketakutan itu muncul di QS. Fussilat : malaikat akan turun, dan malaikat itu berkata kepada orang beriman "kamu jangan takut dan kamu jangan sedih, meninggalkan pasangan dan anak-anaknya, di antara doa untuk orang yg meninggal dunia "berikan pengganti baginya, rumah dan pasangan yg ada di dunia yg lebih baik drpd di dunia"

Beberapa riwayat, kalimat yang disampaikan oleh para ulama saat SAKARATUL MAUT :

1. ORANG YANG BAIK SAAT SAKARATUL MAUT (Husnul Khatimah), Rasulullah Shallallahu'alaihi wasallam bersabda "amal kebaikan kita ditentukan saat penutupan kita", orang yang kalimat terakhirnya la ilahaillah maka dia masuk surga dan siapa orang yg meninggal dunia dan dia tahu la ilahaillah maka dia masuk surga, mungkin karena beratnya sakaratul maut, tapi hatinya memahami, maka itu masuk surga. *QS. An Nahl : 32 orang-orang yg diwafatkan oleh malaikat dalam keadaan baik, keselamatan atas kalian, masuklah kalian ke dalam surga disebabkan oleh kebaikan*
*orang yang baik menurut ibnu Katsir : orang orang yg membersihkan dirinya dari kesyirikan dan amal-amal yang buruk (kita harus detail terhadap perkara syirik, sebagaimana kita memeriksa kalau ada kotoran dari tempat duduk kita, hewan kecil dari tempat duduk kita, tidak boleh menyembah selain Allah)*
Rasulullah mengajarkan kepada kita, YaAllah aku berlindung dari kesyirikan yang aku ketahui dan yang tidak aku ketahui.

Kesyirikan yg bab-nya bukan ibadah : mendahulukan manusia drpd Allah, maka kita harus berlindung dari hal syirik yg tidak diketahui, caranya *MUHASABAH, SETIAP SETELAH BERBUAT AMAL SALIH* kita bisa waspada hal yang menghalangi diri kita dari kedekatan kita kepada Allah. Dalam perjalanan amal kita diterima Allah, melakukan salat tidak ada riya, tapi pahami, begal amal salih itu selalu ada, setan selalu menghasut, 10 tahun yg lalu ketika membantu ikhlas, tapi bisa jadi amal salihnya dibegal, lalu diingatkan dan timbul riya.

Hukum *MUHASABAH WAJIB*, wahai orang yang beriman, bertakwalah kepada Allah, hendaknya setiap jiwa memikirkan apa yg dia persembahkan ketika di akhirat dengan amal salih saat di dunia.
SYARAT JADI ORANG BAIK SYARATNYA RAJIN MUHASABAH
Allah mengistimewakan orang orang yg mengajarkan Alquran.

💌Al'Alusi mengatakan ORANG YANG BERSIH BAIK LISAN DAN PERBUATAN, mendidik anak kita supaya siap saat sakaratul maut, baik PERKATAANNYA DAN BAIK PERBUATANNYA
Selamat bagi kalian, maknanya kalimat salam dari allah dan selamat dari malaikat, akhirnya sakitnya sakaratul maut terurai dg salam itu. Seperti Maryam setelah melahirkan nabi Isa, kemudian Maryam duduk di bawah pohon kurma, Jibril menyuruh kaki Maryam menghentakkan kaki di pangkal pohon kurma, nanti kurma akan menjatuhimu, Maryam tidak merasakan sakit karena yg ngejatuhinnya Allah. Orang yang sakaratul maut merasakan sakit, tapi tidak merasakannya karena sudah mendapat salam dari Allah.
💌Tafsir AlQurtubi : ucapan selamat orang baik didapat tiga kali,
1. ketika ruh dicabur,
2. ketika ditanya oleh munkar nakir di alam kubur, 
3. ketika dia dibangkitkan ketika hari kiamat, mereka bingung, tapi malaikat mengucapkan salam kepada mereka

Hadits : barangsiapa yg cinta bertemu dengan Allah maka Allah cinta dengannya, barangsiapa dia tidak cinta pertemuannya, Allah pun tidak menyukainya. Tidak ada perkara yg orang sakaratul maut cintai setelah mendapat berita pertemuan dengan Allah. Ibnu Abbas berkata jika orang beriman meninggal dunia, malaikat akan menyaksikannya, sampai dia dimakamkan.
Saad bin Muadz di usia 36 th meninggal dunia, Rasulullah bersegera menuju rumahnya, tidak ingin didahului oleh malaikat menyelasikan urusan jenazahnya. Malaikat memberikan berita gembira, malaikat juga akan berjalan dg jenazahnya. Orang beriman, baru masuk dunia baru, malaikat menghimpun menemaninya dari segala arah.
Semua nabi bisa berbicara dg malaikat maut atas izin Allah.
Nabi Ibrahim berkata : coba perlihatkan kepadaku gambarmu, wujudmu ketika kamu sedang mencabut orang beriman. Maka malaikat menampakkan gambarnya, maka nabi Ibrahim melihat ada cahaya, ketampanan, keindahan yang amat sangat tanpa ada orang lain tahu kecuali Allah, ketika malaikat menampakkan cara dia mencabut, seandainya orang yg sakaratul maut tidak melihat orang tersayangnya, penyejuk matanya, mereka sudah cukup melihat wajah malaikat pencabut nyawa yg demikian (bercahaya).
Malaikat berhenti di Sidratul Muntaha setelah naik dari langit ke satu, malaikat mengatakan, YaAllah ini adalah hambaMu namanya Fulan, ruh orang beriman dikawal oleh Malaikat, lalu mendapat selembar papan, lalu ada tulisan kamu aku jamin dari adzab, QS. AlMuthafifin ayat 17- 18, kitab yg tertulis (bukan catatan amal) tapi kitab ini tulisan jaminan dari Allah bebas dari Azab.
💌Abu Said AlHudri ra. : Rasulullah bersabda orang beriman kalau mau meninggal dunia, maka malaikat akan berkumpul yg jumlahnya sangat banyak akan turun wajahnya mereka bercahaya membawa kafan dan minyak wanginya lahiriah, untuk jasad nya, ruhnya dikasih kafan dan minyak wangi oleh malaikat, ruh orang yg mau meninggal dunia bisa melihat malikat, semua malaikat bersalawat untuk ruhnya orang beriman yg meninggal dunia, salawatnya malaikat itu doa bagi orang yg meninggal dunia.
💟Rasulullah Shallallahu'alaihi wa sallam bersabda, maka maikat rahmat akan datang membawa kain yang paling bagus, sutra putih, sambil mengatakan keluarlah dalam keadaan ridha kepadamu, Allah pun ridha kepadaMu, hari ini Tuhanmu tidak marah kepadamu, ruh akan keluar lebih wangi dari kasturi. Bahkan di akhirat nanti, penutupnya botol arak yg akan diminum ahli surga aromanya adalah kasturi, misk itu parfum yg digunakan Nabi untuk menggambarkan oleh nabi yg tidak ada wangi lebih dr misk ini. Sampai ruhnya disambut oleh malaikat satu persatu, dengan sebutan yg baik, malaikat-malaikat mengatakan alangkah wanginya aroma ini, ketika naik ke langit pertama. *Ruhnya membuat satu langit wangi. Setiap kali naik ke langit malaikat mencium wangi dari bumi maka malaikat menyambut ruh orang beriman berbahagia melebihi kebahagiaan orang yg sudah lama pergi.*
Maka malaikat bertanya apa yg dilakukan oleh Fulan, punya amalan apa, mereka bertanya kepada malaikat yg beriringan kepada malaikat, maka malaikat yg mengantarkan orang beriman menagatakan, biarkan dia istirahat dulu, begitu dia sudah istirahat baru ditanya. Karena dia ini sedang baru saja kesedihan di dunia, meninggalkan keluarganya di dunia.
Ketika betis bertemu dengan betis, ketika orang orang bersemangat mengurusi jenazahnya, malaikatpun bersemangat mengurusinya.
*Ibnu Mas'ud berkata, jika Allah akan mencabut orang beriman, Allah menyampaikan salam untuk orang yg akan meninggal ini melalui malaikat, berikanlah kabar gembira tentang surga. Imam Mujahid, sesungguhnya orang beriman itu diberikan berita gembira dg kesalihan anaknya yg masih hidup didunia. Rajin salat, rajin khatam Alquran sehingga orang yg meninggal dunia ini bahagia.*
- miiya -

Di copy paste dari 
facebooknya Miya 

Sunday, 6 October 2019

Tips Dan Trik Membawa Anak Kecil ke Masjid.

📚 *TRIK MEMBAWA ANAK KECIL KE MASJID…*

SEPTEMBER 27, 2019
BBG AL ILMU

Trik membawa anak kecil ke masjid agar tidak gaduh mengganggu jamaah sholat.

 Sebelum berangkat jelaskan apa itu masjid dan bagaimana seharusnya anak bersikap di masjid.

 Jangan biarkan anak anda membawa serta atau mengantongi mainan ketika hendak berangkat ke masjid.

 Persiapkan pakaian anak agar mengenakan pakaian untuk sholat bukan pakaian untuk bermain.

 Sesampai di masjid, gandeng tangan anak agar ikut masuk masjid.

 Dudukkan anak di sebelah anda.

 Jangan biarkan anak anda duduk atau berdiri sholat di sebelah sesama anak kecil.

 Bila anak mencuri kesempatan dan keluar dari masid atau membuat gaduh di masjid, segera cari anak anda dan gandeng kembali tangannya untuk masuk ke masjid dan duduk di sebelah anda.

 Jangan lupa untuk kembali mengingatkan adab di masjid yang seharusnya dilakukan anak anda.

 Ketika sholat didirikan, kondisikan agar anak ikut mendirikan sholat di sebelah anda, sehingga anda bisa mengawasi dan membimbingnya bila di tengah sholat anak anda membuat kegaduhan atau bermain.

 Selesai sholat lakukan evaluasi terhadap sikap anak selama di masjid, dan sampaikan hasil evaluasi anda kepada anak.

 Jangan lupa mengapresiasi anak bila dia bersikap baik.

 Kadang kala beri hadiah atau hukuman yang mendidik atas prestasi dan kegagalannya.

 Selalu panjatkan do’a untuk anak anda agar menjadi anak yang rajin mendirikan sholat. Nabi Ibrahim ‘alaihissalam saja rajin berdoa untuk anaknya agar menjadi penegak sholat,

رب اجعلني مقيم الصلاة ومن ذريتي ربنا وتقبل دعاء

“Wahai Robb-ku jadikanlah aku penegak sholat dan juga anak keturunanku, wahai Rab kami kabulkanlah do’a kami”
( Ibrahim 40 )

 Sering sering kisahkan cerita para ulama’ yang rajin sholat dan juga keutamaan sholat berjama’ah di masjid, termasuk keutamaan masjid.

 Sampaikan kepada anak anda apa impian anda tentang masa depan anak anda dengan ibadah sholat.

 Lakukan semua kiat di atas dengan ikhlas sebagai satu kewajiban mendidik anak.

 Tunaikan semua kiat di atas dengan lemah lembut.

 Oh iya, jangan lupa bantu menyusun kegiatan anak agar sesuai dengan jadwal sholat fardhu.

 Dan penting sekali anda mengoreksi diri, sudahkah anda memberi keteladanan kepada anak anda ?

Semoga bermanfaat.

Ditulis oleh,
*Ustadz DR. Muhammad Arifin Badri MA,* حفظه الله تعالى

🌎 https://bbg-alilmu.com/archives/44819
➖➖➖

Saturday, 5 October 2019

Adab Murid terhadap Guru.

Tulisan Ustadzah Hani Fauziyah,Alumni HK...semoga menginspirasi....
***
A J A I B

Sungguh ajaib orang zaman sekarang,
ustadz nya sedang mengajarkan ilmu, jamaah taklimnya sibuk makan camilan 🤭
Padahal, salafus shalih terdahulu mau membuka kertas catatan belajarnya saja berusaha sepelan mungkin agar gurunya tak terganggu dengan suaranya
.
.

Sungguh ajaib orang zaman sekarang,
ustadznya disuruh belajar terus ilmu ikhlas, disuruh datang ke tempat muridnya, jauhnya berkilo-kilo. Ustadznya pun dikira sakti bisa terbang tak perlu lagi pulang pergi pakai bensin, kadang juga dikira pengangguran yang waktunya tiada berharga. 😬
Padahal para salafus shalih dahulu bermil-mil naik unta atau jalan kaki demi menuju rumah gurunya. Dimuliakannya gurunya.
.
.
Sungguh ajaib orang zaman sekarang,
bikin status yuk ke majlis ilmu mencari ilmu dan berkah,
eeh di majlis cuma numpang silaturahim ama temen, ustadz nya mengajar, muridnya ngobrol.
Padahal para salafus shalih terdahulu saat menyimak gurunya bagai ada burung yang hinggap di kepalanya, terdiam serius menyimaknya.

.
Sungguh ajaib orang zaman sekarang,
anaknya disuruh belajar sama ustadz, tapi ustadz nya diomongin pula di belakang, bahkan ada lagi yang suka suruh-suruh ustadz nya ini-ituin keperluan anaknya. Pas ngerasa ga cocok, bilang ke lembaga minta anaknya dikasih ganti ustadz yang lain. 😅
Padahal salafush shalih terdahulu, orang tua menitip anaknya malah disuruh jadi khadim (berkhidmat) kepada gurunya. Orang tuanya ikhlas agar anaknya dididik gurunya.
.
.

Sungguh ajaib orang zaman sekarang, begitu senang saat menemukan aib gurunya dan diceritakannya dengan puas di grup-grup whatsapp.
Padahal, salafus shalih meyakini orang yang menyiarkan aib gurunya pertanda berkah sang murid sudah dicabut.
.
.
Sungguh ajaib orang akhir zaman.
Gurunya dijadiin pesuruh, muridnya pengen jadi bos.
Katanya, mencari berkah tholabul ilmi 😬
.
.
Masya Allah,
itulah bedanya para salafus shalih dengan kita,mereka belajar adab bertahun-tahun sebelum belajar ilmu lainnya.
.
.
Imam Syafii rahimahullah dahulu turun dari tunggangannya dan memberi hormat pada seorang badui karena sang badui pernah mengajarinya satu ilmu. Diingatnya selalu, dan dimuliakannya seumur hidup.
.
.
Padahal kita, orang zaman sekarang...sudah berkali-kali manggil ustadz ke tempat kita, bertahun-tahun (katanya) belajar, tak juga berubah akhlak dan iman kita. Coba dilihat lagi, barangkali berkahnya sudah lama dicabut...akibat lupa adab pencari ilmu.
.
.

--Terinspirasi dari Tausyiyah Pembuka Kitab Adab Muta'alim pada P2T2 As

Agar musibah Anda berpahala... Agar kesedihan Anda seakan tiada

Copy paste dari grup GTA. Semoga bermanfaat. Agar musibah Anda berpahala... Agar kesedihan Anda seakan tiada... ======= Seringkali seseorang...