Sunday, 6 October 2019

Tips Dan Trik Membawa Anak Kecil ke Masjid.

📚 *TRIK MEMBAWA ANAK KECIL KE MASJID…*

SEPTEMBER 27, 2019
BBG AL ILMU

Trik membawa anak kecil ke masjid agar tidak gaduh mengganggu jamaah sholat.

 Sebelum berangkat jelaskan apa itu masjid dan bagaimana seharusnya anak bersikap di masjid.

 Jangan biarkan anak anda membawa serta atau mengantongi mainan ketika hendak berangkat ke masjid.

 Persiapkan pakaian anak agar mengenakan pakaian untuk sholat bukan pakaian untuk bermain.

 Sesampai di masjid, gandeng tangan anak agar ikut masuk masjid.

 Dudukkan anak di sebelah anda.

 Jangan biarkan anak anda duduk atau berdiri sholat di sebelah sesama anak kecil.

 Bila anak mencuri kesempatan dan keluar dari masid atau membuat gaduh di masjid, segera cari anak anda dan gandeng kembali tangannya untuk masuk ke masjid dan duduk di sebelah anda.

 Jangan lupa untuk kembali mengingatkan adab di masjid yang seharusnya dilakukan anak anda.

 Ketika sholat didirikan, kondisikan agar anak ikut mendirikan sholat di sebelah anda, sehingga anda bisa mengawasi dan membimbingnya bila di tengah sholat anak anda membuat kegaduhan atau bermain.

 Selesai sholat lakukan evaluasi terhadap sikap anak selama di masjid, dan sampaikan hasil evaluasi anda kepada anak.

 Jangan lupa mengapresiasi anak bila dia bersikap baik.

 Kadang kala beri hadiah atau hukuman yang mendidik atas prestasi dan kegagalannya.

 Selalu panjatkan do’a untuk anak anda agar menjadi anak yang rajin mendirikan sholat. Nabi Ibrahim ‘alaihissalam saja rajin berdoa untuk anaknya agar menjadi penegak sholat,

رب اجعلني مقيم الصلاة ومن ذريتي ربنا وتقبل دعاء

“Wahai Robb-ku jadikanlah aku penegak sholat dan juga anak keturunanku, wahai Rab kami kabulkanlah do’a kami”
( Ibrahim 40 )

 Sering sering kisahkan cerita para ulama’ yang rajin sholat dan juga keutamaan sholat berjama’ah di masjid, termasuk keutamaan masjid.

 Sampaikan kepada anak anda apa impian anda tentang masa depan anak anda dengan ibadah sholat.

 Lakukan semua kiat di atas dengan ikhlas sebagai satu kewajiban mendidik anak.

 Tunaikan semua kiat di atas dengan lemah lembut.

 Oh iya, jangan lupa bantu menyusun kegiatan anak agar sesuai dengan jadwal sholat fardhu.

 Dan penting sekali anda mengoreksi diri, sudahkah anda memberi keteladanan kepada anak anda ?

Semoga bermanfaat.

Ditulis oleh,
*Ustadz DR. Muhammad Arifin Badri MA,* حفظه الله تعالى

🌎 https://bbg-alilmu.com/archives/44819
➖➖➖

Saturday, 5 October 2019

Adab Murid terhadap Guru.

Tulisan Ustadzah Hani Fauziyah,Alumni HK...semoga menginspirasi....
***
A J A I B

Sungguh ajaib orang zaman sekarang,
ustadz nya sedang mengajarkan ilmu, jamaah taklimnya sibuk makan camilan 🤭
Padahal, salafus shalih terdahulu mau membuka kertas catatan belajarnya saja berusaha sepelan mungkin agar gurunya tak terganggu dengan suaranya
.
.

Sungguh ajaib orang zaman sekarang,
ustadznya disuruh belajar terus ilmu ikhlas, disuruh datang ke tempat muridnya, jauhnya berkilo-kilo. Ustadznya pun dikira sakti bisa terbang tak perlu lagi pulang pergi pakai bensin, kadang juga dikira pengangguran yang waktunya tiada berharga. 😬
Padahal para salafus shalih dahulu bermil-mil naik unta atau jalan kaki demi menuju rumah gurunya. Dimuliakannya gurunya.
.
.
Sungguh ajaib orang zaman sekarang,
bikin status yuk ke majlis ilmu mencari ilmu dan berkah,
eeh di majlis cuma numpang silaturahim ama temen, ustadz nya mengajar, muridnya ngobrol.
Padahal para salafus shalih terdahulu saat menyimak gurunya bagai ada burung yang hinggap di kepalanya, terdiam serius menyimaknya.

.
Sungguh ajaib orang zaman sekarang,
anaknya disuruh belajar sama ustadz, tapi ustadz nya diomongin pula di belakang, bahkan ada lagi yang suka suruh-suruh ustadz nya ini-ituin keperluan anaknya. Pas ngerasa ga cocok, bilang ke lembaga minta anaknya dikasih ganti ustadz yang lain. 😅
Padahal salafush shalih terdahulu, orang tua menitip anaknya malah disuruh jadi khadim (berkhidmat) kepada gurunya. Orang tuanya ikhlas agar anaknya dididik gurunya.
.
.

Sungguh ajaib orang zaman sekarang, begitu senang saat menemukan aib gurunya dan diceritakannya dengan puas di grup-grup whatsapp.
Padahal, salafus shalih meyakini orang yang menyiarkan aib gurunya pertanda berkah sang murid sudah dicabut.
.
.
Sungguh ajaib orang akhir zaman.
Gurunya dijadiin pesuruh, muridnya pengen jadi bos.
Katanya, mencari berkah tholabul ilmi 😬
.
.
Masya Allah,
itulah bedanya para salafus shalih dengan kita,mereka belajar adab bertahun-tahun sebelum belajar ilmu lainnya.
.
.
Imam Syafii rahimahullah dahulu turun dari tunggangannya dan memberi hormat pada seorang badui karena sang badui pernah mengajarinya satu ilmu. Diingatnya selalu, dan dimuliakannya seumur hidup.
.
.
Padahal kita, orang zaman sekarang...sudah berkali-kali manggil ustadz ke tempat kita, bertahun-tahun (katanya) belajar, tak juga berubah akhlak dan iman kita. Coba dilihat lagi, barangkali berkahnya sudah lama dicabut...akibat lupa adab pencari ilmu.
.
.

--Terinspirasi dari Tausyiyah Pembuka Kitab Adab Muta'alim pada P2T2 As

Agar musibah Anda berpahala... Agar kesedihan Anda seakan tiada

Copy paste dari grup GTA. Semoga bermanfaat. Agar musibah Anda berpahala... Agar kesedihan Anda seakan tiada... ======= Seringkali seseorang...