Monday, 10 December 2018

Dosa-dosa yang Sering Tidak Disadari Kaum Wanita

Hari Senin kemarin, bersama dengan tetangga dan beberapa orang temannya, aku menghadiri Kajian khusus muslimah di Balai Komando Cijantung.



Mengundang ustadz Firanda membahas buku saku Dosa-dosa yang Sering Tidak Disadari Kaum Wanita tulisan Syaikh Abdullah bin Abdurrahman Al-Jibrin.

Hampir semua adalah penjelasan dari buku itu, dengan pengayaan informasi. Contohnya, kenapa wanita harus patuh kepada suami jauh melebihi patuh terhadap orang tua, salah satunya adalah karena hidup wanita bersama dengan suaminya bisa jauh lebih lama daripada hidup wanita itu dengan ayah-ibunya. Kalau misalnya sampai usia 28 tahun hidup sama orang tuanya, begitu menikah dia hidup bersama dengan suaminya. Dan saat pernikahan bisa berlangsung hingga 50 tahun atau bahkan lebih (Mama-Papaku insya Allah tgl 13 ini sudah menikah 49 tahun).

Atau ada istilah cantik yg mutlak dan cantik yg khilafiyah, hadeuh, ada-ada aja nih ustadz-nya.

Berikut beberapa catatan yang menurutku harus aku tulis di blog ini.


Dosa.
Dosa adalah sumber malapetakan manusia di dunia dan di akhirat.

Di dunia akibat dari dosa kita :

  • Nikmat sholat khusyuk dicabut Allah SWT.
  • Hati yang keras, saat mendengarkan Al Quran tidak bergetar hatinya.
  • Rizqi di dunia terhalang.
Sementara itu di akhirat sudah pasti, dosa adalah penghalang manusia untuk memasuki surga.


Adab menuntut ilmu.
Dalam menuntut ilmu, lapangkan dada dalam menerima ilmu. 
Jangan protes, dengarkan baik-baik.
Sering kali untuk melihat kesalah pada diri sendiri adalah hal yang sulit, sedangkan melihat kesalahan pada orang lain sangat mudah buat kita. Oleh karena itu sebaiknya kita selalu ber-husnudzon kepada orang lain dan su'udzon pada diri kita sendiri.

DOSA-DOSA YANG SERING TIDAK DISADARI KAUM WANITA.

Kesalahan dalam Berdoa

1. Pergi ke tukang sihir, dukun, dan tukang ramal.

Barang siapa mendatangi seorang peramal, lalu bertanya kepadanya tentang suatu hal, (maka) tidak akan diterima satu sholatpun baginya selama 40 hari (Diriwayatkan oleh pada penyusun as-Sunan yang empat).

Sholat-nya sah, tapi tidak ada pahala.
Atau puasa tapi ghibah, puasanya sah, tapi tidak berpahala.

Selain itu ada juga orang yang sholatnya tidak diterima ALlah SWT. Yaitu :
1. Hamba sahaya yang melarikan diri dari tuannya hingga dia kembali.
2. Seorang wanita yg tidur di malam hari sementara suaminya marah kepadanya.
3. Seorang imam suatu kaum sementara mereka tidak suka kepadanya.

"Ada tiga orang yg shalat mereka tidak (terangkat kepada Allah) melebihi telinga mereka : (pertama), seorang hamba sahaya yg melarikan diri dari tuannya hingga dia kembali, (Kedua), seorang perempuan yg tidur di malam hari sementara suaminya marah kepadanya. Dan (keiga), seorang imam bagi suatu kaum sementara mereka tidak suka kepadanya". (Diriwayatkan oleh at-Trimidzi, no 360 dan dihasankan oleh al_Albani).


2. Berziarah kubur dan bersengaja mengadakan perjalan jauh hanya untuk ziarah kubur.

I'jma ulama tentang ziarah kubur :
1. Haram secara mutlak.
2. Boleh tapi makruh.
3. Boleh secara mutlak.

Kalo ust. Firanda sendiri : boleh tapi tidak boleh terlalu sering.

Allah melaknat kaum wanita yang banyak berziarah kubur. (Diriwayatkan oleh Imam Ahmad). 


Kenapa wanita dilaknat ?
  • Wanita itu sangat perasa, baper-an, mudah menangis. Kesedihan bisa membuatnya merundung seharian.
  • Kalau tidak kuat jangan ziarah, karena bisa memperbaharui kesedihan.
  • Bisa tidak sabar dengan takdir Allah SWT.

(beberapa nomer di skip).

6. Pergi ke negara-negara kafir tanpa ada kepentingan, dengan alasan untuk studi atau pergi untuk berlibur.

Larangan ini jadi tidak berlaku kalau ada kondisi darurat, misalnya menuntut ilmu yang hanya ada di negeri kafir itu, atau ber-obat.

Khusus untuk menuntut ilmu, diperbolehkan asalkan sudah didasari dengan bekal agama yang kuat, supaya bisa menahan syahwat dan kuat terhadap syubhat).

Beberapa contoh : 
  • Ada yang ahli agama di Saudi, begitu dikirim ke negara liberal, pas pulang ternyata pikirannya berubah liberal.
  • Saat di negara kafir banyak menjumpai hal-hal yg haram, tetapi karena kondisinya memang begitu akhirnya jadi maklum dan kemudian bisa mempertanyakan hukum-hukum Allah SWT.
  • Salah satu mudzarat tinggal di negara mayoritas non muslim, orang tua dengan bekal agam yg cukup karena di didik di Indoensia bisa kuat, tetapi anak-anaknya yang lahir dan besar di negara non muslim kurang. Pernah mendapati anak-anak tidak puasa saat ramadhan. Ada yg di teror oleh teman-temannya karena belum ber-zina meski sudah dewasa (ihiks...).
Akan tetapi bila keberadaannya di negara non muslim tersebut malah menyuburkan agam Islam, bisa mengadakan kajian dan mengundang orang tertarik kepada Islam, maka orang tersebut maka wajib tinggal di negara tersebut, untuk syiar.

Catatanku : spesial buat Ivan yg cita-citanya mau sekolah ke Jerman, sudah aku wanti-wanti kalau dia boleh ke Jerman kalau bekal agamanya sudah kuat. Selain ngaji dan sholatnya, juga harus ekstra akidahnya.


Begitu sekilas sedikit catatan selama kajian hari Senin, 10 Desember 2018. 

Semoga bermanfaat.



Oh iya ternyata ada rekaman videonya di youtube, silahkan klik https://youtu.be/fI8Ye6ZyDlg 

Wednesday, 5 December 2018

Bagaimana Cinta Allah SWT Terhadap Hamba-Nya

Ibnu Qayyim berkata,
“Jika Allah menyingkapkan kepada hamba-Nya sebuah tabir, dan menunjukkan kepada mereka bagaimana Allah mengatur urusan mereka, betapa Allah sangat menginginkan kebaikan untuk hamba-hamba-Nya lebih dari hamba tersebut menginginkan kebaikan itu untuk dirinya sendiri, dan Allah lebih menyayangi hamba-hamba-Nya lebih dari kasih sayang ibu-ibu mereka, pasti hati mereka akan meleleh karena mencintai Allah dan pasti hati mereka akan tersayat-sayat karena berterima kasih kepada Allah.”

Allahu'alam bishowab 🙏🙏

Cukuplah Al Quran menjadi penyembuh dan pelajaran

Cukuplah Al Quran menjadi penyembuh dan pelajaran :

MUHASABAH HATI

Sungguh, Al-Quran akan mempertemukan kita dengan manusia-manusia istimewa pilihan Allah.

Orang yang merasa paling tampan, seketika ketampanannya itu menjadi tidak ada seujung alis ketika merenungi kisah Yusuf.

Orang yang merasa paling kaya, seketika kekayaannya itu menjadi tidak bernilai ketika merenungi kisah Sulaiman.

Orang yang merasa paling menderita, seketika penderitaannya itu menjadi tidak seberapa ketika merenungi kisah Ayyub.

Wanita yang merasa paling dikhianati, seketika luka hatinya tidak sebanding ketika merenungi kisah Asiyah istri Fir'aun.

Lelaki yang merasa paling tidak dihargai, seketika ia malu dengan perasaannya ketika merenungi kisah Muhammad.

Sungguh, di hadapan Al-Quran kita akan tersentak berkali-kali…

Sedang, bahasa takdir adalah bahasa yang sukar untuk dimengerti...

Ketika yang sudah pun berlalu, masih belum di temukan jawaban apalagi  yang bakal mendatang...

Lalu akhirnya, kita hanya mampu mengkhabarkan kedukaan pada Tuhan bersama doa dan harapan.

Dan di suatu sudut, hakikatnya takdirlah yang membawa kita mencari Tuhan.

Hingga pada akhirnya, bukan indahnya syurga yang kita harapkan. Akan tetapi,  pertemuan dengan Sang Khaliqlah yang kita rindu-rindukan.  Maka, sebaiknya, beribadahlah karena Allah semata.

"Jika mereka berpaling (dari keimanan), maka katakanlah , "HASBIYALLAAHU (Cukuplah Allah bagiku); tidak ada Tuhan selain Dia. Hanya kepada-Nya aku bertawakal dan Dia adalah Tuhan yang memiliki Arasy yang agung".

At-Taubah ayat 129.

Bukan beratnya ujian yang membuat kita lemah, tapi ringannya hubungan kita dengan Allah yang menyebabkan kita seakan tidak dapat menanggungnya...

#copas

"APAPUN SEKOLAHNYA, YANG PENTING ORANG TUANYA"

"APAPUN SEKOLAHNYA, YANG PENTING ORANG TUANYA"

Sebagus atau semahal apapun sekolah anak-anak kita, sama sekali bukan jaminan untuk menghasilkan anak yang sholih dan sholihah, anak yang berakhlaqul karimah.

Saya berkata ini karena sudah hampir 5 tahun berinteraksi dengan banyak stakeholder pendidikan, bergaul dengan dari berbagai kalangan dari dunia pendidikan...

Sehingga saya bisa mengambil sebuah kesimpulan, bahwa SEKOLAH TERBAIK ADALAH KELUARGA, terutama untuk anak-anak sampai dengan usia SD.

Adalah sebuah kemustahilan jika kita mengharapkan anak-anak kita "berakhlaq baik" sedangkan di rumah orang tuanya :

● sering bertengkar
● sering marah-marah
● sering berkata kasar
● cuek pada anak2nya.

Juga menjadi "Mission (almost) Impossible" jika mengharapkan anak-anaknya menjadi anak yang taqwa, rajin sholat (berjamaah di Masjid bagi yang pria), mampu menghafal Qur'an dengan baik, semangat dalam menuntut ilmu terutama Ilmu Agama

Jika orangtuanya :

● Cuek terhadap agama
● Ayahnya malas sholat berjamaah di Masjid,
● Bunda juga seringkali sholat tidak di awal waktu.
● Ayah Bunda malas menuntut Ilmu Agama, menghadiri Kajian-kajian keislaman.
●Ayah Bunda jarang berinteraksi dengan Al-Qur'an,dsb dsb.

Perlu bp/ibu sahabat semua ketahui,
"Panutan anak-anak adalah orangtuanya, bukan gurunya"

Sebagian anak-anak bahkan bercita-cita ingin seperti orangtuanya.
Ayah bagi seorang anak laki-laki adalah role model, sedang bagi anak perempuan Ayah adalah "first love" mereka.

Bunda... Terlebih seorang Bunda, baik anak laki-laki dan perempuan banyak yang menjadikan sosok bundanya sebagai "malaikat pelindung".

Satu rahasia kecil, para ulama dan orang bijak terdahulu jika mendapati anaknya berbuat kurang baik, berkata tidak jujur, sulit diatur... maka mereka pertama akan menyalahkan diri mereka sendiri, bahkan menghukum diri mereka sendiri...

kenapa anak-anak saya bisa seperti ini?

Apakah saya telah berbuat dosa?

Apakah ada makanan haram yang saya berikan untuk anak-anak saya?

Itulah sejatinya orangtua yang baik.

Setiap ada kejadian yang kurang mengenakkan tentang buah hati, mereka langsung bermuhasabah, bukan menyalahkan si anak, bukan menyalahkan orang lain, bukan mengkambinghitamkan sekolah dan lingkungan, walau secara keseluruhan ada juga faktor-faktor pemicu kenakalan anak-anak kita, namun "Faktor terbesar adalah kelalaian orangtuanya"

Jadi, memang baik mencari Sekolah yang terbaik untuk buah hati kita, namun lebih dari itu semua...

"Mari kita sebagai orangtua belajar menjadi guru kehidupan buat anak-anak kita."

Guru yang akan terus dikenang baik dan buruknya oleh anak-anak kita. Guru yang tidak hanya mengantarkan anak-anak ke gerbang wisuda, tapi lebih jauh mengantarkan mereka masuk ke gerbang Surga.😭
❤❤❤

Maha benar firman Allah SWT dlm QS At-tahrim (66) : 6.
"Wahai org2 yg beriman !, Peliharalah dirimu dan keluargamu dari api neraka yg bahan bakarnya adalah manusia dan batu; ...."

Jadi kunci utama pendidik anak itu ORANG TUA. baik buruknya bersumber dari keluarga.
Semoga para orang tua menyadarinya. 🙏🏻

Muhasabah terkhusus untuk diri saya sendiri....🙏

 💜Semoga bermanfaat💜

Agar musibah Anda berpahala... Agar kesedihan Anda seakan tiada

Copy paste dari grup GTA. Semoga bermanfaat. Agar musibah Anda berpahala... Agar kesedihan Anda seakan tiada... ======= Seringkali seseorang...